Siti Jubaidah
Universitas Islam Negeri Palangkaraya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pendekatan Kontekstual dalam Ekonomi Syariah: Analisis Metode Double Moment Fazlur Rahman Siti Jubaidah; Dakir; Yogi
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2236

Abstract

Kajian terhadap teks-teks keagamaan dalam Islam seperti Al-Qur'an  dan hadis,  terus  menjadi  fokus  utama  dalam  studi  keislaman. Proses  interpretasi terhadap teks-teks tersebut  tidak hanya melibatkan  pemahaman  literal, tetapi juga  pertimbangan terhadap konteks sosial,  budaya,  dan  historis.  Pendekatan kontekstual  menjadi  dua  metode  utama  yang  digunakan  untuk memahami  dan  mengkaji  ajaran  Islam  dalam  berbagai  dimensi  kehidupan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (Library Research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Sumber data primer terdiri atas karya-karya klasik yang berkaitan dengan Metode Implementasi Pendekatan Kontekstual Dalam Ekonomi Syariah: Analisis Metode Double Moment Fazlur Rahman, jurnal-jurnal akademik kontemporer dijadikan sumber sekunder untuk memperkuat kedalaman analisis. Proses analisis data dilakukan dengan tiga langkah utama. Inti dari teori double movement yang dirumuskan oleh Fazlur Rahman dalam memahami Al-Qur’an dan Sunnah adalah sebuah proses penafsiran yang menggunakan dua langkah atau gerakan, yakni dari situasi sekarang ke masa Al-Qur’an diturunkan dan kembali lagi ke masa kini Dalam konteks ekonomi Islam, pertumbuhan ekonomi tidak hanya tentang bertambahnya volume komoditas dan jasa, tetapi juga tentang aspek akhlak dan moral, serta keseimbangan antara tujuan duniawi dan ukhrawi. Pertumbuhan ekonomi diukur tidak hanya dari pencapaian moneter, tetapi juga dalam peningkatan kehidupan keagamaan, sosial, dan masyarakat.