Aulia Zahra Chakim
Program Studi Pengelolaan Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Rasio Keuangan dan Financial Distress terhadap Kepailitan dengan Financial Resilience Strategy sebagai Moderasi pada Perusahaan Terbuka di BEI Aulia Zahra Chakim; Sri Dewi Wahyundaru
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2237

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya ketidakstabilan ekonomi global yang berdampak pada fluktuasi kinerja keuangan perusahaan dan risiko financial distress serta kepailitan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh financial distress dan risiko kepailitan terhadap rasio keuangan serta menguji peran financial resilience strategy sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian adalah perusahaan manufaktur subsektor Industrial Goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024 sebanyak 38 perusahaan, dengan sampel 30 perusahaan menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan data sekunder dari laporan keuangan tahunan, sedangkan teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial distress berpengaruh positif dan signifikan terhadap rasio keuangan. Sementara itu, risiko kepailitan tidak berpengaruh signifikan terhadap rasio keuangan. Selain itu, financial resilience strategy tidak terbukti mampu memoderasi hubungan financial distress maupun risiko kepailitan terhadap rasio keuangan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa kondisi rasio keuangan perusahaan lebih banyak dipengaruhi oleh financial distress dibandingkan faktor lainnya, sedangkan strategi ketahanan finansial belum mampu memperkuat atau memperlemah hubungan antarvariabel secara signifikan.