Is Fadhillah
S-1 Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IBMT Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fenomena Gaya Hidup Mager dan Ketergantungan Mahasiswa terhadap Food Delivery pada Mahasiswa STIE IBMT Surabaya Putri Amelia Ningrum; Is Fadhillah; Rini Novianti
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2301

Abstract

Salah satu bentuk pemanfaatan teknologi tersebut adalah penggunaan layanan Food Delivery yang semakin populer di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena gaya hidup mager serta ketergantungan mahasiswa terhadap layanan Food Delivery pada mahasiswa STIE IBMT Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif sebanyak 8 (delapan) orang yang terdiri dari 6 (enam) mahasiswa STIE IBMT Surabaya dan 2 (dua) orang tua mahasiswa yang menggunakan layanan Food Delivery dalam kehidupan sehari-hari dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai pengalaman dan perilaku informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena gaya hidup mager pada mahasiswa STIE IBMT Surabaya terlihat dari tingginya intensitas penggunaan perangkat digital dalam berbagai aktivitas sehari-hari, seperti kegiatan akademik, komunikasi, hiburan, dan penggunaan media sosial. Kondisi tersebut menyebabkan mahasiswa lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan dan cenderung memiliki aktivitas fisik yang rendah. Selain itu, penelitian juga menemukan bahwa mahasiswa memiliki ketergantungan terhadap layanan Food Delivery karena dianggap mampu memberikan kemudahan, kepraktisan, efisiensi waktu, serta mendukung aktivitas yang padat. Kemudahan akses aplikasi, beragam pilihan makanan, sistem pembayaran digital, dan promosi yang tersedia menjadi faktor yang memperkuat penggunaan layanan tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup mager dan ketergantungan terhadap layanan Food Delivery saling berkaitan, di mana semakin tinggi kecenderungan mahasiswa menjalani aktivitas berbasis digital, semakin tinggi pula penggunaan layanan Food Delivery dalam memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari.