This Author published in this journals
All Journal Jurnal Mata Optik
rizoputra, ivan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Biomolekul Vitreous humor dan Kaitannya terhadap Transparansi Optik serta Fungsi Penglihatan Mata: Tinjauan Literatur rizoputra, ivan
Jurnal Mata Optik Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Mata Optik
Publisher : Akademi Refraksi Optisi dan Optometry Gapopin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54363/s6jv4e95

Abstract

Vitreous humor merupakan jaringan transparan berbentuk gel yang mengisi sebagian besar rongga bola mata dan berperan penting dalam mempertahankan bentuk mata, menopang retina, serta meneruskan cahaya menuju retina. Meskipun sekitar 98–99% komposisinya terdiri atas air, vitreous humor mengandung berbagai biomolekul yang bekerja secara sinergis untuk menjaga transparansi optik, stabilitas biomekanik, dan homeostasis intraokular. Artikel review ini bertujuan mengkaji komposisi biomolekul vitreous humor, meliputi protein plasma, protein pengikat besi, protein struktural, protein antioksidan, glikosaminoglikan, proteoglikan, metabolit, dan sel vitreous, serta menjelaskan kaitannya dengan fungsi penglihatan dan perspektif fisika optik. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa perubahan komposisi dan struktur biomolekul akibat penuaan, inflamasi, trauma, maupun penyakit degeneratif dapat menyebabkan disorganisasi matriks ekstraseluler, degradasi fibril kolagen, penurunan kapasitas antioksidan, serta gangguan homeostasis metabolik. Perubahan tersebut berkontribusi terhadap likuifikasi vitreous, pembentukan vitreous floaters, peningkatan hamburan cahaya (light scattering), perubahan sifat viskoelastis, dan gangguan interaksi vitreoretinal yang pada akhirnya dapat menurunkan kualitas penglihatan. Dari sudut pandang fisika, biomolekul vitreous berperan dalam mempertahankan homogenitas medium optik, indeks bias, dan sifat biomekanik yang diperlukan untuk transmisi cahaya yang optimal menuju retina. Pemahaman mengenai hubungan antara biomolekul vitreous, transparansi optik, dan fungsi penglihatan juga menjadi dasar penting dalam pengembangan artificial vitreous yang mampu meniru karakteristik biologis dan fisik vitreous alami. Dengan demikian, kajian biomolekul vitreous humor tidak hanya penting dalam memahami mekanisme dasar penglihatan, tetapi juga mendukung pengembangan terapi dan biomaterial oftalmologi di masa depan.