Abdunnur Abdunnur
Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Perikanan, Universitas Mulawarman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRUKTUR KOMUNITAS PLANKTON DI PERAIRAN KOTA BANGUN Moh Mustakim; Abdunnur Abdunnur; Akhmad Rafi’i; Rani Novia
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 22, No 1 (2026): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijfst.22.1.9-18

Abstract

Perairan Kota Bangun (Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur) yang terhubung dengan Sungai Mahakam adalah sumber mata pencaharian utama (95% penduduknya nelayan) yang bergantung pada ikan bernilai ekonomi tinggi. Kunci kesehatan ekosistem perikanan ini adalah plankton, yang merupakan dasar rantai makanan dan bioindikator kualitas air. Saat ini, keterbatasan data komprehensif mengenai struktur komunitas plankton menghambat pengelolaan perikanan berkelanjutan. Oleh karena itu, penelitian mendalam tentang struktur komunitas plankton di Kota Bangun sangat krusial, karena menjadi dasar ilmiah untuk pengelolaan perikanan air tawar yang efektif, mendukung populasi ikan dan menjamin keberlanjutan nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi plankton, kelimpahan dan indeks ekologi di perairan Kota Bangun. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel plankton dilakukan secara vertikal (0–5 meter) menggunakan plankton net, sampel air diambil menggunakan water sampler di lima stasiun penelitian. Hasil penelitian ditemukan Jenis fitoplankton sebanyak 34 spesies, meliputi Kelas Bacillariophyceae, kelas Charophyta, kelas Chlorophyceae, kelas Cyanophyceae dan kelas Dinophyceae sedangkan jenis zooplankton ditemukan sebanyak 19 spesies, meliputi kelas Crustaceae, kelas Euglenaceae, kelas Protozoa, kelas Rotifer dan kelas Sacodina. Nilai kelimpahan plankton tertinggi pada stasiun 5 yaitu Muara Pela dengan 20853 ind/L, Kelimpahan fitoplankton tertinggi berasal dari genus Ulothrix aequalis kelas Chlorophyceae sebesar 26%. Hasil analisis indeks ekologi menunjukkan bahwa perairan Kota Bangun memiliki keanekaragaman dan keseragaman individu sedang, tidak ada spesies plankton yang dominan. Kondisi ini mengindikasikan ekosistem perairan yang relatif stabil dan memiliki daya tahan terhadap perubahan lingkungan dalam menerima perubahan lingkungan perairan, ekosistem perairan yang stabil serta tidak adanya jenis plankton tertentu yang mendominansi dalam komunitas.