Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Karakter Cinta Tanah Air Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD pada Pembelajaran PPKn Itoh Masyitoh
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i2.2822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan karakter cinta tanah air peserta didik melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 29 peserta didik kelas VIII.3. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model STAD mampu meningkatkan karakter cinta tanah air peserta didik secara bertahap. Persentase karakter cinta tanah air meningkat dari 50,625% pada tahap pra-observasi menjadi 75,6% pada siklus I dan meningkat kembali menjadi 88,4% pada siklus II. Selain itu, ketuntasan belajar peserta didik juga mengalami peningkatan hingga mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model STAD efektif dalam mendorong partisipasi aktif, kerja sama, tanggung jawab, serta internalisasi nilai-nilai kebangsaan pada peserta didik. Oleh karena itu, model STAD dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk memperkuat karakter cinta tanah air dalam pembelajaran PPKn. Disarankan agar guru mengintegrasikan kegiatan kolaboratif dan materi kontekstual kebangsaan secara berkelanjutan guna mengoptimalkan penguatan karakter peserta didik.