This Author published in this journals
All Journal Jurnal Abdi Insani
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EDUKASI PENINGKATAN PENGETAHUAN PENANGANAN PERTAMA PADA KEJADIAN LUKA BAKAR RUMAH TANGGA DENGAN PENDEKATAN 3C (COOL,CLEAR DAN COVER) Sutrisno Sutrisno; Vitri Dyah Herawati
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 3 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i3.3427

Abstract

Luka bakar merupakan cedera pada kulit yang muncul akibat panas, listrik, bahan kimia, gesekan, atau radiasi. Di rumah, luka bakar umumnya terjadi karena air panas, cipratan minyak panas, kontak dengan benda panas (seperti panci, wajan, dan peralatan dapur lainnya), atau terkena api dari kompor. Cara merawat luka bakar berbeda-beda tergantung pada tingkat keparahan yang dialami. Luka bakar yang tidak diobati dengan benar dan cepat bisa mengakibatkan berbagai masalah seperti infeksi, syok, dan ketidakseimbangan elektrolit. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi kesehatan guna meningkatkan pemahaman tentang pertolongan pertama luka bakar di rumah. Selain itu tim juga ingin melakukan edukasi penanganan luka bakar dengan pendekatan 3C (cool,clear, cover). Metode yang digunakan yaitu melakukan penyuluhan/ edukasi yang dengan target peningkatan pengetahuan warga tentang pertolongan pertama pada kejadian luka bakar rumah tangga. Edukasi dilakukan dalam sesi pertemuan yang direncanakan dengan melibatkan beberapa kader kesehatan yang ada di Jagalan Tawangmangu. Selain edukasi tim juga mengajarkan bagaimana melakukan penanganan awal luka bakar dengan tehnik 3C yaitu cool, clear dan cover. Penilaian pengetahuan menggunakan kuesioner yang berisi 12 pertanyaan/pernyataan  yang diberikan 2 kali sebelum dan sesudah edukasi. Desain yang digunakan adalah pretest-postes. Jumlah responden yang terlibat dalam kegiatan ini adalah 20 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum edukasi 70 % responden menunjukan pengetahuan yang kurang dan setelah edukasi 85% responden memiliki pengetahuan yang baik tentang penanganan luka bakar rumah tangga. Peserta kegiatan sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukan bahwa kegiatan edukasi dapat meningkatkan pengetahauan masyarakat tentang penanganan pertama luka bakar di rumah tangga.