This Author published in this journals
All Journal Jurnal Mitrasehat
Adelia Aprilia Purnomo
Program Studi Administrasi Rumah Sakit, STikes Adi Husada, Kota Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS HAMABATAN RME TERHADAP KINERJA PETUGAS KESEHATAN MENGGUNAKAN METODE TAM DI RS ADI HUSADA KAPASARI Adelia Aprilia Purnomo; Rukmini; Siti Nur Qomariah
Jurnal Mitrasehat Vol. 16 No. 3 (2026): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v16i2.751

Abstract

Latar belakang: Pengalihan rekam medis manual ke Rekam Medis Elektronik (RME) sangat penting untuk digitalisasi rumah sakit, meskipun praktiknya sering terhambat kendala operasional. Hambatan sistem ini bisa diukur menggunakan lima dimensi dalam metode Technology Acceptance Model (TAM). Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hambatan RME dengan pendekatan TAM, kinerja petugas, serta pengaruh hambatan tersebut terhadap kinerja petugas di Unit Rawat Jalan RS Adi Husada Kapasari Surabaya. Metode: Riset kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional ini melibatkan 38 tenaga kesehatan yang dipilih lewat simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala ordinal, lalu diuji statistik memakai rumus Spearman's Rho. Hasil: Hasil analisis menunjukkan mayoritas petugas hanya merasakan hambatan RME pada tingkat rendah (68,4%), dan kinerja mereka sebagian besar masuk kategori baik (94,7%). Uji statistik menghasilkan nilai signifikansi 0,479 dengan koefisien korelasi -0,118 (p > 0,05). Hal ini membuktikan bahwa kendala sistem digital tidak berpengaruh nyata terhadap kinerja petugas di lapangan karena adanya kepatuhan yang tinggi pada SOP. Kesimpulan: Tidak terdapat pengaruh signifikan antara hambatan RME dengan kinerja petugas kesehatan karena kendala sistem digital bukan penentu turunnya mutu pelayanan, melainkan performa kerja tetap terjaga optimal berkat dorongan tanggung jawab moral terhadap keselamatan pasien serta kepatuhan ketat pada SOP rumah sakit.