Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengaruh Subtitusi Ekstrak Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) Sebagai Pewarna Alami Terhadap Kualitas Pinukuik Fadhilah Adinda Ghassani; Anni Faridah; Lucy Fridayati; Rahmi Holinesti
Siber Journal of Advanced Multidisciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Siber Journal of Advanced Multidisciplinary (July - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/sjam.v4i2.1053

Abstract

Pinukuik merupakan salah satu makanan tradisional khas Minangkabau yang berbahan dasar tepung beras, tape, air dan kelapa parut, dengan cita rasa manis serta tekstur yang berpori serta lembut yang digemari masyarakat. Namun, inovasi warna dalam pengolahan pinukuik masih terbatas, sehingga perli dilakukan inovasi agar pinukuik mempunyai warna yang lebih menarik dengan memanfaatkan bahan alami yang bernilai tambah seperti kulit buah naga merah yang kaya akan pigmen alami dan senyawa betasianin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh subtitusi ekstrak kulit buah naga merah terhadap kualitas organoleptik pinukuik serta menentukan tingkat subtitusi yang paling optimal dan dapat diterima oleh panelis. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan variasi perlakuan subtitusi ekstrak kulit buah naga merah sebesar 0%, 30%, 45%, 60%, serta pengujian kualitas berdasarkan aspek bentuk, warna, aroma, tekstur, rasa dan daya terima melalui uji organoleptik oleh 30 panelis tidak terlatih. Data dianalisis dengan menggunakan uji ANAVA untuk mengetahui pengaruh terhadap perlakuan produk. Apabila hasil analisis menunjukkan bahwa nilai Fhitung > Ftabel, maka dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) untuk mengetahui perbedaan pada tiap perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subtitusi ekstrak kulit buah naga memberikan pengaruh terhadap kualitas warna dan tingkat kesukaan terhadap warna serta aroma, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas bentuk, aroma, tekstur, dan rasa. Perlakuan terbaik secara keseluruhan adalah X2 (45%). Penelitian ini membuktikan bahwa ekstrak kulit buah naga merah dapat dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami pada pinukuik untuk mengingkatkan kualitas serta nilai gizi dan nilai tambah produk.