Jekmen Sinulingga
Universitas Sumatera Utara, Medan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Unsur Intrinsik dan Nilai Sosiologi Sastra pada Sarkopagus Ompu Domi Raja Nababan Yohana Afriani Manurung; Ramlan Damanik; Flansius Tampubolon; Jekmen Sinulingga; Asriaty R Purba
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.654

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan unsur-unsur intrinsik yang terdapat dalam Sarkopagus Ompu Domi Raja Nababan serta nilai-nilai sosiologis sastra yang terkandung di dalamnya. Teori yang digunakan untuk meneliti unsur intrinsik dan nilai sosiologis sastra yang dikemukakan oleh Semi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan informan kunci di Desa Tipang, dan dokumentasi lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa legenda tersebut memiliki unsur yang terdiri atas: tema tentang penghormatan kepada leluhur dan pelestarian budaya; alur campuran yang menggabungkan peristiwa masa lalu dan masa kini; tokoh-tokoh yang mencerminkan sifat kepemimpinan, solidaritas, dan kepatuhan adat; latar tempat di Desa Tipang dengan latar waktu dari masa leluhur hingga sekarang; sudut pandang orang ketiga; serta amanat yang menekankan pentingnya persatuan dan penghargaan terhadap warisan budaya. Nilai-nilai sosiologi sastra yang ditemukan meliputi nilai tanggung jawab, tolong menolong, kesetiaan, solidaritas sosial, dan religiusitas dan hubungan dengan leluhur.
Struktur Tanda dan Makna dalam Jabu bolon Ompung Gumata Sidabalok: Telaah Semiotika Budaya Nada Christin Simbolon; Herlina; Jekmen Sinulingga
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 3 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i3.595

Abstract

This study aims to examine the cultural symbols embedded in Jabu Bolon Ompung Gumata Sidabalok, a traditional Batak Toba house located in Simanindo Village, Samosir Regency. This traditional house functions not only as a residence but also as a visual representation of the cultural values, social structure, and belief systems of the Batak Toba community. The analysis employs a cultural semiotic approach based on Charles Sanders Peirce’s theory, which classifies signs into icons, indexes, and symbols. The research focuses on the visual forms, symbolic functions, and cultural meanings contained in the architectural structures and gorga ornaments. Elements analyzed include the main pillar (saka tunggal), the roof structure (sagong ni ruma), and various gorga carvings found throughout the exterior and interior parts of the house. A descriptive qualitative method was applied, utilizing field observation, in-depth interviews with cultural figures, and visual documentation. The findings reveal 15 types of gorga, 18 symbolic functions, and 20 cultural meanings. Each architectural element embodies spiritual meaning, ancestral reverence, and social order. This research enhances the academic understanding of Batak Toba cultural heritage and provides significant contributions to semiotic studies and the preservation of traditional Nusantara architecture.