Deviana Sulti
Fakultas Kedokteran, Universitas Abulyatama, Aceh, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Tingkat Stres Terhadap Motivasi Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Skripsi Pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama Deviana Sulti; Andri; Cut Ana Martafari
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.787

Abstract

Stres adalah respon tubuh terhadap tuntutan internal maupun eksternal yang memengaruhi kondisi fisik, psikologis, dan perilaku, sedangkan motivasi merupakan dorongan mental yang menggerakkan individu untuk mencapai tujuan. Mahasiswa tingkat akhir sering menghadapi stres dalam proses penyusunan skripsi yang berpotensi memengaruhi motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat stres terhadap motivasi mahasiswa tingkat akhir di Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama. Penelitian menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross sectional, dilaksanakan pada Juli 2024 dengan instrumen Depression Anxiety Stress Scale (DASS 42) untuk mengukur stres dan kuesioner skala Likert untuk menilai motivasi. Sampel penelitian sebanyak 63 mahasiswa ditentukan dengan metode total sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-square dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden mengalami stres sangat berat (46,0%) dan sebagian besar memiliki motivasi tinggi (58,7%). Uji Chi-square menghasilkan nilai p = 0,213 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat stres dengan motivasi mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi. Kesimpulannya, meskipun mahasiswa mengalami stres cukup tinggi, hal tersebut tidak memengaruhi motivasi mereka secara langsung. Faktor lain seperti dukungan sosial, kondisi pribadi, dan kualitas bimbingan akademik diduga lebih berpengaruh terhadap motivasi mahasiswa.