Asri Iman Sari
Prodi Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas dr. Soebandi, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Elaborasi Aspek Psikologis dalam Asuhan Kehamilan Ai Nur Zannah; Yuningsih; Asri Iman Sari
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 9 No 1 (2025): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v9i1.513

Abstract

Latar belakang: Kehamilan merupakan periode yang membawa perubahan fisik dan psikologis pada wanita. Di Indonesia, 70% asuhan kehamilan masih berfokus pada aspek fisik, sedangkan aspek psikologis kurang mendapat perhatian. Sekitar 24,7% ibu hamil mengalami gangguan psikologis, seperti depresi, yang berpengaruh pada hasil kehamilan. Oleh karena itu, elaborasi aspek psikologis dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) asuhan kehamilan penting guna mencapai asuhan holistik. Penelitian ini bertujuan mengelaborasi aspek psikologis dalam asuhan kehamilan. Metodologi: Penelitian didesain mixed method yang dimulai dengan focus group discussion (FGD) kemudian diikuti implementasi dan evaluasi efektivitas terhadap asuhan kehamilan. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari sampel kualitatif yaitu pakar akademisi dan praktisi kebidanan serta psikologi kesehatan melibatkan 4 pakar. Sampel kuantitatif yaitu 10 ibu hamil primigravida trimester III yang dipilih secara accidental sampling. Analisis data kualitatif menggunakan analisis tematik sedangkan kuantitatif menggunakan McNemar test. Hasil: Pakar merekomendasikan integrasi skrining psikologis rutin menggunakan instrumen valid seperti Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS). Skrining awal didapatkan kategori status psikologis: 20% sehat, 30% gangguan ringan, 30% gangguan sedang dan 20% gangguan berat. Implementasi dilakukan sesuai dengan tingkat kesehatan psikologis ibu hamil dari edukasi dengan teknik relaksasi, konseling sampai rujukan. Seminggu setelah implementasi didapatkan penurunan gangguan psikologis dengan 50% tidak gangguan, 30% gangguan ringan, 10% gangguan sedang, 10% gangguan berat. Hasil analisis McNemar p-value 0,000 < 0,05 membuktikan efek signifikan. Kesimpulan: Elaborasi aspek psikologis dalam asuhan kehamilan efektif meningkatkan kesehatan mental ibu hamil. Integrasi aspek psikologi perlu dijadikan standar dalam praktik pelayanan kebidanan guna mendukung kehamilan yang sehat dan holistik.
Elaborasi Aspek Psikologis dalam Asuhan Kehamilan Ai Nur Zannah; Yuningsih; Asri Iman Sari
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 9 No 1 (2025): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v9i1.513

Abstract

Latar belakang: Kehamilan merupakan periode yang membawa perubahan fisik dan psikologis pada wanita. Di Indonesia, 70% asuhan kehamilan masih berfokus pada aspek fisik, sedangkan aspek psikologis kurang mendapat perhatian. Sekitar 24,7% ibu hamil mengalami gangguan psikologis, seperti depresi, yang berpengaruh pada hasil kehamilan. Oleh karena itu, elaborasi aspek psikologis dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) asuhan kehamilan penting guna mencapai asuhan holistik. Penelitian ini bertujuan mengelaborasi aspek psikologis dalam asuhan kehamilan. Metodologi: Penelitian didesain mixed method yang dimulai dengan focus group discussion (FGD) kemudian diikuti implementasi dan evaluasi efektivitas terhadap asuhan kehamilan. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari sampel kualitatif yaitu pakar akademisi dan praktisi kebidanan serta psikologi kesehatan melibatkan 4 pakar. Sampel kuantitatif yaitu 10 ibu hamil primigravida trimester III yang dipilih secara accidental sampling. Analisis data kualitatif menggunakan analisis tematik sedangkan kuantitatif menggunakan McNemar test. Hasil: Pakar merekomendasikan integrasi skrining psikologis rutin menggunakan instrumen valid seperti Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS). Skrining awal didapatkan kategori status psikologis: 20% sehat, 30% gangguan ringan, 30% gangguan sedang dan 20% gangguan berat. Implementasi dilakukan sesuai dengan tingkat kesehatan psikologis ibu hamil dari edukasi dengan teknik relaksasi, konseling sampai rujukan. Seminggu setelah implementasi didapatkan penurunan gangguan psikologis dengan 50% tidak gangguan, 30% gangguan ringan, 10% gangguan sedang, 10% gangguan berat. Hasil analisis McNemar p-value 0,000 < 0,05 membuktikan efek signifikan. Kesimpulan: Elaborasi aspek psikologis dalam asuhan kehamilan efektif meningkatkan kesehatan mental ibu hamil. Integrasi aspek psikologi perlu dijadikan standar dalam praktik pelayanan kebidanan guna mendukung kehamilan yang sehat dan holistik.