Hanniel Jehoshua van der Krogt
Sekolah Tinggi Alkitab Batu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendekatan Teologi Praktis untuk Misi Gereja Era Digital, sebagai Strategi Transformasi Inovatif Menghadapi Tantangan Global Hanniel Jehoshua van der Krogt
Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) Vol 8, No 1 (2026): Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) Februari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59177/veritas.v8i1.468

Abstract

The development of digital technology has changed the landscape of communication and social interaction, creating new challenges for the church in carrying out its Great Commission and spirituality. The church is required to adapt its pastoral practices, evangelism, and congregational development to the digital context without compromising theological values and integrity of faith. However, many churches still face difficulties in formulating effective mission strategies amid global complexity and cultural plurality. This phenomenon can be seen in the limitations of churches in maximising the use of digital media to build active and inclusive faith communities. This study aims to formulate a practical theological approach that can be used as an innovative transformation strategy for the digital church mission. The research method used is qualitative with a literature study, and it can be concluded that a digital mission based on contextual practical theology is a strategic means for the church to present the Gospel in a relevant way amid technological and digital cultural developments. Through innovative transformation strategies, the church can respond to the global challenges of digital mission with an inclusive, ethical, and sustainable approach. Practical implementation and a planned digital mission management model enable church ministry to remain faithful to its calling while being adaptive to the changing times.AbstrakPerkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap komunikasi dan interaksi sosial, sehingga menimbulkan tantangan baru bagi gereja dalam menjalankan misi Amanat Agung dan spiritualitasnya. Gereja dituntut untuk menyesuaikan praktik pastoral, penginjilan, dan pembinaan jemaat dengan konteks digital tanpa mengorbankan nilai-nilai teologis dan integritas iman. Namun, banyak gereja masih menghadapi kesulitan dalam merumuskan strategi misi yang efektif di tengah kompleksitas global dan pluralitas budaya. Fenomena ini terlihat dari keterbatasan gereja dalam memanfaatkan media digital secara maksimal untuk membangun komunitas iman yang aktif dan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan pendekatan teologi praktis yang dapat dijadikan strategi transformasi inovatif bagi misi gereja digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan studi pustaka, maka dapat disimpulkan bahwa misi digital berlandaskan teologi praktis yang kontekstual menjadi sarana strategis bagi gereja untuk menghadirkan Injil secara relevan di tengah perkembangan teknologi dan budaya digital. Melalui strategi transformasi inovatif, gereja dapat menjawab tantangan global misi digital dengan pendekatan yang inklusif, etis, dan berkelanjutan. Implementasi praktis serta model pengelolaan misi digital yang terencana memungkinkan pelayanan gereja tetap setia pada panggilan iman sekaligus adaptif terhadap perubahan zaman.