Castia Stephani Sinaga
Universitas Sahid Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fenomena Campur Kode dalam Lagu Berbahasa Batak “Welcome to My Country”: Kajian Sosiolinguistik Eldawati Limbong; Castia Stephani Sinaga; Yohana Dwikartika Hutabarat; Putri Hutabarat; Asriaty Purba; Risdo Saragih
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v14i2.10233

Abstract

Fenomena campur kode dalam lagu Batak "Welcome to My Country" merupakan manifestasi linguistik menarik yang menggambarkan perpaduan bahasa Batak dan Inggris sebagai strategi komunikasi sekaligus ekspresi identitas budaya. Lagu ini tidak hanya menunjukkan adaptasi linguistik, tetapi juga menjadi pernyataan terhadap modernitas dan globalisasi yang berkembang di masyarakat Batak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik, yang relevan untuk mengkaji dinamika bahasa dalam konteks sosial secara mendalam. Lirik lagu menjadi data utama yang dijelaskan secara teliti untuk mengidentifikasi pola dan fungsi campur kode secara tepat. Hasil analisis menunjukkan penggunaan bahasa yang kompleks, meliputi penyisipan kata, frase, dan perpindahan penuh antara bahasa Batak dan kalimat Inggris. Strategi ini memperkaya ekspresi artistik lagu sekaligus mempertahankan identitas budaya Batak secara kuat dan signifikan. Penggunaan campur kode dipengaruhi oleh faktor sosial seperti solidaritas antar penutur, kedekatan hubungan interpersonal, serta budaya Batak yang kuat dan kaya nilai-nilai tradisional. Modernisasi dan globalisasi juga menjadi pendorong utama adaptasi budaya ini, di mana seniman Batak mengadopsi bahasa Inggris tanpa melepaskan bahasa ibu mereka. Fungsi utama campur kode dalam lagu adalah untuk memperkuat ekspresi artistik dan menegaskan identitas budaya. Selain itu, campur kode berperan sebagai alat komunikasi sosial yang efektif dalam pelestarian budaya lokal di tengah arus budaya global yang semakin masif. Secara keseluruhan, fenomena campur kode dalam lagu ini mewakili masyarakat Batak modern yang mampu menggabungkan tradisi dan modernitas secara harmonis dalam konteks multibahasa dan multikulturalisme. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam kajian sosiolinguistik sekaligus menyoroti peran musik sebagai medium ekspresi budaya yang kuat di era global.