Alz Danny Wowor
Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI ALGORITMA FACE RECOGNITION MENGGUNAKAN FACE-API.JS PADA SISTEM VERIFIKASI SIM DIGITAL BERBASIS WEB Theis Huyo Rooney Bakar; Alz Danny Wowor
IDEALIS : InDonEsiA journaL Information System Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal IDEALIS Juli 2025
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/idealis.v8i2.3546

Abstract

Digitalisasi Surat Izin Mengemudi (SIM) melalui aplikasi SINAR di Indonesia menghadirkan tantangan baru terkait keakuratan verifikasi identitas. Sistem verifikasi konvensional yang mengandalkan pemeriksaan visual dokumen fisik rentan terhadap pemalsuan dan manipulasi data. Proses verifikasi manual memerlukan waktu lama dan tidak memberikan tingkat akurasi yang konsisten. Kebutuhan sistem verifikasi yang lebih aman dan efisien menjadi mendesak untuk mencegah penyalahgunaan data SIM.Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Informasi SIM Digital berbasis web dengan mengimplementasikan algoritma face recognition menggunakan FACE-API.JS. Sistem dirancang untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi verifikasi identitas pemegang SIM melalui teknologi biometrik wajah. Implementasi menggunakan pendekatan waterfall yang mencakup analisis, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan.Proses verifikasi dilakukan melalui tiga tahapan terintegrasi. Face detection mendeteksi keberadaan wajah dalam video stream real-time. Face landmark detection mengidentifikasi titik-titik kunci wajah dengan presisi tinggi. Face matching membandingkan fitur wajah dengan data biometrik database menggunakan threshold similarity 0.5. Sistem menggunakan TinyFaceDetector untuk deteksi cepat dan ResNet-34 untuk ekstraksi fitur akurat. Backend dibangun dengan PHP dan database MySQL untuk menyimpan data biometrik secara aman.Pengujian sistem menggunakan 5 subjek wajah dalam 30 skenario menunjukkan performa optimal. Sistem mencapai akurasi 86.7% dengan precision 80%, recall 80%, dan specificity 90%. Pengujian berbagai kondisi pencahayaan dan sudut wajah menunjukkan sistem bekerja optimal pada jarak 0.5-1 meter. Waktu rata-rata verifikasi 2.3 detik per transaksi dengan response time konsisten.Sistem ini memberikan kontribusi signifikan sebagai solusi teknologi untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi verifikasi identitas SIM Digital. Implementasi biometrik wajah dengan threshold 0.5 terbukti mengurangi risiko pemalsuan dan mempercepat proses verifikasi dibandingkan metode konvensional.
Pengukuran dan Optimasi Efektivitas Iklan Menggunakan Bayesian Marketing Mix Modeling dan Bayesian Optimization Fajar Legianto Asmin; Alz Danny Wowor
IDEALIS : InDonEsiA journaL Information System Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal IDEALIS Juli 2026
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/idealis.v9i2.3753

Abstract

The rapid growth of digital advertising has intensified the need for accurate measurement of advertising effectiveness and efficient budget allocation. However, many businesses still struggle to quantitatively link marketing efforts to sales outcomes due to data uncertainty, channel interactions, and dynamic consumer behavior. This study proposes an integrated framework that combines Bayesian Marketing Mix Modeling (BMMM) with Bayesian Optimization (BO) to simultaneously measure advertising contribution and optimize budget allocation under uncertainty. The proposed framework was applied to a dataset of 456 daily TikTok advertising records collected from January 2024 to March 2025. Bayesian Ridge Regression was employed for model estimation and evaluated using 5-Fold Cross-Validation, yielding strong predictive performance with an R² of 0.8649 and MAPE of 0.55%. Optimization results indicate that Visual Shopping Ads (VSA) and Live Shopping Ads (LSA) deliver the highest marginal returns on sales, while Product Showcase Ads (PSA), Awareness, and GMV Max exhibit relatively lower contributions. Unlike previous studies that typically address marketing mix modeling or budget optimization separately, this research introduces integrated probabilistic framework that simultaneously measures advertising effectiveness and optimizes budget allocation by fully utilizing posterior distributions. This approach offers a more robust alternative to traditional Marketing Mix Modeling and manual allocation methods, particularly in fast-changing digital advertising environments such as TikTok Ads. The findings provide practical guidance for retailers in making data-driven marketing decisions and demonstrate the significant potential of Bayesian approaches in digital marketing analytics, especially for emerging markets like Indonesia.