Marwiah Marwiah
Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN SISWA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI DI ERA DIGITAL STUDI KASUS DI MAN 2 SAMARINDA Yaumil Khairiyah A. Cikdin; Endang Herliah; Asnar Asnar; Marwiah Marwiah
MADINASIKA Vol 7 No 1 (2025): MADINASIKA-OKTOBER
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i1.14299

Abstract

Tujuan  penelitian  ini  untuk  mengetahui bagaimana strategi guru dalam membentuk karakter disiplin siswa untuk meningkatkan prestasi di era digital MAN 2 Samarinda, kemudian untuk mengetahui kendala-kendala apa saja yang dihadapi oleh guru dalam membentuk karakter disiplin siswa untuk meningkatkan prestasi di era digital MAN 2 Samarinda ,serta Upaya apa saja yang dapat dilakukan dalam menghadapi karakter disiplin siswa pada era digital di MAN 2 Samarinda.  Metode  penelitian  yang digunakan  adalah  kualitatif  deskriptif,  dengan  lokasi  penelitian  di  MA  Negeri  2 Samarinda selama periode Januari hingga Februari 2025. Penelitian ini melibatkan subjek guru, Waka Kurikulum, Waka Kesiswaan, dan siswa-siswi. Data dikumpulkan via observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penyimpulan. Hasilnya menunjukkan bahwa strategi guru dalam membentuk karakter siswa dapat meningkatkan prestasi di era digital ini sangat terlihat jelas dari aspek partisipasi siswa dalam bersikap bijak menggunakan teknologi di saat jam sekolah atau pembelajaran, hal ini memudahkan para guru mengatur strategi dalam membentuk karakter di imbangi dengan peningkatan prestasi akademik dan non akademik di era digital atau teknologi. Namun, kendala seperti perilaku siswa yang kurang disiplin, tantangan teknologi, dan latar belakang keluarga sering muncul. Guru mengatasi masalah ini dengan memberikan motivasi, pesan, serta teladan yang baik dalam aktivitas pembelajaran di lingkungan sekolah.