A. Hardoko
Program Studi Pendidikan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI GURU PPKn DALAM MENANAMKAN SIKAP BELA NEGARA PADA PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 8 SAMARINDA Inri Triyatni; Marwiah Marwiah; A. Hardoko; Suryaningsi Suryaningsi
MADINASIKA Vol 7 No 1 (2025): MADINASIKA-OKTOBER
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i1.15817

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam menanamkan sikap bela negara pada Peseta Didik di SMP Negeri 8 Samarinda. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya peran guru dalam membentuk karakter dan rasa nasionalisme peserta didik sejak dini, terutama melalui pendidikan kewarganegaraan yang mengedepankan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan peseta didik, serta dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru PPKn dan peseta didik kelas VII, VIII & IX di SMP Negeri 8 Samarinda. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan guru PPKn dalam menanamkan sikap bela negara meliputi beberapa bentuk pola pembelajaran, antara lain penggunaan pendekatan kontekstual, integrasi nilai-nilai bela negara dalam materi pelajaran, serta penanaman melalui keteladanan dan kegiatan sekolah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi guru PPKn memiliki peran penting dan efektif dalam menanamkan sikap bela negara pada peserta didik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik dan pihak sekolah dalam mengembangkan metode pembelajaran yang membentuk karakter kebangsaan peserta didik secara berkelanjutan.