Joni Firmansyah
Prodi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Teknologi Sumbawa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PERSEPSI PUBLIK TERHADAP KINERJA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2025 Joni Firmansyah; Rachmat Wasqita
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v7i1.2441

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya evaluasi kinerja pemerintah daerah berbasis persepsi masyarakat sebagai indikator keberhasilan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan responsif. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah belum adanya gambaran empiris yang komprehensif mengenai tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan kinerja pemerintah daerah, serta memetakan prioritas perbaikan kebijakan berbasis data. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap 800 responden yang tersebar di 24 kecamatan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert yang telah diuji validitasnya (r > 0,30) dan reliabilitas (Cronbach's ? = 0,87). Analisis data dilakukan dengan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), diagram radar, serta Importance and Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kinerja pemerintah daerah dinilai baik namun belum optimal, dengan skor rata-rata IKM sebesar 6,89. Masyarakat memberikan penilaian positif terhadap pelayanan administrasi dan digitalisasi layanan, namun masih terdapat kelemahan pada aspek infrastruktur, bantuan sosial, dan efektivitas komunikasi publik. Berdasarkan analisis IPA, pemerintah daerah perlu memprioritaskan perbaikan pada infrastruktur, bantuan sosial, dan komunikasi publik karena merupakan aspek dengan tingkat kepentingan tinggi namun kinerja rendah.