Saifuddin Saifuddin
(h-index 2) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Falah Banjarbaru

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF (ACTIVE LEARNING) PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP PLUS CITRA MADINATUL ILMI BANJARBARU Munawarah Munawarah; Saifuddin Saifuddin
ADDABANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 8 No 1 (2025): February
Publisher : Program Studi PAI STAI Al Falah Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47732/adb.v8i1.701

Abstract

Abstract:  This study discusses the "Implementation of Active Learning Strategies (Active Learning) in Islamic Religious Education Subjects at SMP Plus Citra Madinatul Ilmi Banjarbaru" with the background of active learning strategies because there are still students who are less focused on learning. Islamic religious education teachers not only have a function as teachers but are also able to make students interested in the lesson. The objectives of the study are: (1) to describe the Implementation of Active Learning Strategies (Active Learning) in Islamic Religious Education Subjects at SMP Plus Citra Madinatul Ilmi Banjarbaru; (2) to find out the supporting and inhibiting factors. Subjects in the study: Islamic Religious Education teachers at SMP Plus Citra Madinatul Ilmi Banjarbaru and students as research reinforcements. Objects in the study: active learning in Islamic Religious Education subjects at SMP Plus Citra Madinatul Ilmi Banjarbaru. Data collection using observation, interview, documentation techniques. Data processing using data collection, data classification, editing and data interpretation. Then analyzed descriptively qualitatively, for conclusions using the inductive method.Based on the results of the study, it is known that the Implementation of Active Learning Strategies for Islamic Religious Education at SMP Plus Citra Madinatul Ilmi Banjarbaru has several components, namely: Delivering teacher and student opinions, students responding to friends' opinions, finding learning resources, solving problems (discussion). Supporting factors are educators, students, and facilities and infrastructure. While the inhibiting factors are students, time factors and facilities and infrastructure. Keywords: Active Learning, Islamic Religious Education, Strategy.  Abstract: Penelitian ini membahas tentang “Penerapan Strategi Pembelajaran Aktif (Active learning) Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Plus Citra Madinatul Ilmi Banjarbaru” dilatar belakangi tentang strategi pembelajaran aktif karena masih ada siswa yang kurang fokus dalam pembelajaran. Guru pendidikan agama Islam selain memiliki fungsi sebagai pengajar tetapi juga mampu membuat ketertarikan siswa terhadap pelajaran. tujuan dari penelitian yaitu: (1) mendeskripsikan Penerapan Strategi Pembelajaran Aktif (Active Learning) pada Mata Pelajaran PAI di SMP Plus Citra Madinatul Ilmi Banjarbaru; (2) mengetahui faktor pendukung penghambatnya. Subjek dalam penelitian: guru PAI di SMP Plus Citra Madinatul Ilmi Banjarbaru dan siswa sebagai penguat penelitian. Objek dalam penelitian: pembelajaran aktif pada mata pelajaran PAI di SMP Plus Citra Madinatul Ilmi Banjarbaru. Penggalian data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi. Pengolahan data menggunakan pengumpulan data, klasifikasi data, editing dan interpretasi data. Kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif, untuk kesimpulan menggunakan metode induktif. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa Penerapan Strategi Pembelajaran Aktif PAI di SMP Plus Citra Madinatul Ilmi Banjarbaru ada beberapa komponen yaitu: Menyampaikan pendapat guru dan peserta didik, peserta didik menanggapi pendapat teman, menemukan sumber belajar, memecahkan masalah (diskusi). Faktor pendukung yaitu pendidik, peserta didik, dan sarana prasarana. Sedangkan faktor penghambat yaitu peserta didik, faktor waktu dan sarana prasarana. Kata Kunci: Pembelajaran Aktif, Pendidikan Agama Islam, Strategi.
MEMBANGUN KARAKTER EKOTEOLOGI ISLAM MELALUI PENANAMAN POHON DAN KEPEDULIAN LINGKUNGAN DI SMPN 11 BANJARBARU Auril Ikhwasul Amal; Saifuddin Saifuddin
ADDABANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 8 No 2 (2025): August
Publisher : Program Studi PAI STAI Al Falah Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47732/adb.v8i2.914

Abstract

Abstract: This study aims to describe the process of Islamic ecotheology character building in class VIII I students of SMPN 11 Banjarbaru through tree planting and environmental awareness activities, as well as identify the supporting and inhibiting factors of its implementation. The research uses a descriptive qualitative approach with observation, interview, and documentation methods. The results showed that the character of Islamic ecotheology was formed through structured activities that instilled the value of love of nature, realization of love of nature, and consistency towards the preservation of the environment. The main supporting factors are the role of teachers, enthusiastic students, and a supportive school environment. The obstacles include lack of individual awareness, limited teacher time, and lack of support from some parents. Tree planting is proven to be effective as a medium of learning Islamic values that are environmentally sound and forming characters that are responsible for nature. Keywords: Character Education, Environmental Care, Islamic Ecotheology, Tree Planting. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses pembentukan karakter ekoteologi Islam pada siswa kelas VIII I SMPN 11 Banjarbaru melalui kegiatan penanaman pohon dan kepedulian lingkungan, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter ekoteologi Islam terbentuk melalui kegiatan terstruktur yang menanamkan nilai cinta alam, realisasi cinta alam, dan konsistensi terhadap pelestarian lingkungan. Faktor pendukung utama adalah peran guru, siswa yang antusias, dan lingkungan sekolah yang mendukung. Adapun hambatannya meliputi kurangnya kesadaran individu, keterbatasan waktu guru, dan minimnya dukungan dari sebagian orang tua. Penanaman pohon terbukti efektif sebagai media pembelajaran nilai-nilai Islam yang berwawasan lingkungan dan membentuk karakter yang bertanggung jawab terhadap alam. Kata Kunci: Ekoteologi Islam, Kepedulian Lingkungan, Pendidikan Karakter, Penanaman Pohon.