Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Green Accounting, Corporate Social Responsibility (CSR), dan Sales Growth terhadap Tax Avoidance pada perusahaan manufaktur sektor barang konsumen primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2024. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemilihan objek sektor barang konsumen primer pascapemberlakuan kebijakan pajak minimum global, konteks yang belum banyak diuji pada penelitian terdahulu. Populasi penelitian berjumlah 132 perusahaan, dan melalui teknik purposive sampling diperoleh 18 perusahaan sampel selama lima tahun pengamatan sehingga total data menjadi 90 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan Eviews 12, meliputi pemilihan model melalui Uji Chow dan Uji Hausman, uji asumsi klasik, serta uji hipotesis melalui Uji F dan Uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan Green Accounting, CSR, dan Sales Growth berpengaruh signifikan terhadap Tax Avoidance dengan kemampuan menjelaskan variasi sebesar 35,14 persen. Secara parsial, Green Accounting dan Sales Growth tidak berpengaruh signifikan terhadap Tax Avoidance, sedangkan CSR berpengaruh signifikan dan searah, yang berarti semakin tinggi pengungkapan CSR maka semakin rendah kecenderungan perusahaan melakukan penghindaran pajak. Penelitian ini merekomendasikan agar penelitian selanjutnya memperluas sektor dan periode pengamatan, serta mempertimbangkan proksi pengukuran lain agar hasil lebih representatif dan dapat digeneralisasi.