Muhammad Ikbal
Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Selawesi Selatan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

AKUNTABILITAS PENGANGKUTAN SAMPAH DI PASAR SENTRAL RAPPANG PADA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Jumriah; Muhammad Ikbal; Muhammad Arisal Asad
Welvaart: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/welvaart.v6i2.97

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana Akuntabilitas Pengangkutan Sampah di Pasar Sentral Rappang pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sidenreng Rappang. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Kepala Bidang Dinas Lingkungan Hidup, seorang petugas pengangkut sampah, serta pedagang pasar. Analisis data dilakukan dengan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan menggunakan bantuan aplikasi Nvivo 12 Plus. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa akuntabilitas pengangkutan sampah masih belum tercapai secara maksimal. Faktor yang paling dominan adalah budaya organisasi dan masyarakat (25,93%), disusul sumber daya manusia (22,22%), sarana dan prasarana (14,81%), transparansi dan sistem informasi (11,11%), regulasi dan kebijakan (11,11%), kepemimpinan (7,41%), dan anggaran (7,41%). Perbedaan sudut pandang informan menunjukkan bahwa penekanan terhadap indikator akuntabilitas bergantung pada posisi dan fungsi masing-masing. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyarankan agar Dinas Lingkungan Hidup meningkatkan kapasitas personel dan armada, memperkuat sistem informasi digital, mengintensifkan sosialisasi regulasi, menyediakan pelatihan bagi petugas, serta memberikan pendidikan kepada masyarakat pasar guna mendukung terciptanya pengelolaan sampah yang lebih akuntabel dan berkesinambungan.