Karunia Setyowati Suroto
Jurusan Peternakan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pemasaran Arang Briket untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM di Kecamatan Dampit Kabupaten Malang Karunia Setyowati Suroto; Irawan Setyabudi; Moch Nurhidayat
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025): EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v9i2.7558

Abstract

Charcoal briquettes are one of the alternative energy products that have great potential to be developed as MSME products in Indonesia. In the Dampit District, Malang Regency, several small entrepreneurs produce charcoal briquettes but face obstacles in implementing effective marketing strategies. This study aims to analyze the current marketing conditions of charcoal briquettes, formulate appropriate marketing strategies, and evaluate the implementation of these strategies to improve the competitiveness of charcoal briquette products in the Dampit District. The method employed is a qualitative approach, incorporating participatory observation, in-depth interviews, Focus Group Discussions (FGDs), and documentation techniques. The research was conducted among 18 charcoal briquette MSME actors from April to August 2024. The results showed that charcoal briquette marketing conditions still use traditional methods with limited market reach. The implementation of marketing strategies, including market segmentation, product positioning, marketing mix, and digital marketing, yielded positive results, with an average turnover increase of 65%, a market reach expansion of up to 200%, and a 45% increase in brand awareness. Marketing strategies have proven effective in increasing the competitiveness of charcoal briquette MSME products in Dampit District.ABSTRAKArang briket merupakan salah satu produk energi alternatif yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai produk UMKM di Indonesia. Di Kecamatan Dampit,  Kabupaten Malang, terdapat beberapa pengusaha kecil yang memproduksi arang briket namun mengalami kendala dalam strategi pemasaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pemasaran arang briket saat ini, merumuskan strategi pemasaran yang tepat, dan mengevaluasi implementasi strategi pemasaran terhadap peningkatan daya saing produk arang briket di Kecamatan Dampit. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan terhadap 18 pelaku UMKM arang briket selama periode April-Agustus 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi pemasaran arang briket masih menggunakan cara tradisional dengan jangkauan pasar terbatas. Implementasi strategi pemasaran yang meliputi segmentasi pasar, positioning produk, marketing mix, dan pemasaran digital menunjukkan hasil positif dengan peningkatan omzet rata-rata sebesar 65%, perluasan jangkauan pasar hingga 200%, dan peningkatan brand awareness sebesar 45%. Strategi pemasaran terbukti efektif dalam meningkatkan daya saing produk UMKM arang briket di Kecamatan Dampit.
Pelatihan Pengemasan Usaha Wingko Bakar Klojen untuk Meningkatkan Daya Saing Produk UMKM di Kelurahan Klojen Kota Malang Wahidyanti Rahayu Hastutiningtyas; Karunia Setyowati Suroto; Cahyo Sasmito
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025): EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v9i2.7560

Abstract

Wingko bakar is one of the traditional foods typical of Java that has excellent potential as an MSME product. In Klojen Village, Malang City, several small entrepreneurs produce wingko bakar but face obstacles in product packaging. This research aims to analyse the impact of packaging training on improving the quality and competitiveness of baked wingko products in Klojen Village. The method employed is a qualitative approach, utilizing participatory observation techniques, in-depth interviews, and documentation. The training will be held for 3 days, covering topics such as packaging design, packaging material selection, hygienic packaging techniques, and branding strategies. The research results show that after attending the training, 85% of participants were able to produce more attractive and hygienic packaging, there was an average increase in turnover of 40%, and the baked wingko product received a positive response from consumers. Packaging training has proven effective in improving the competitiveness of wingko bakar products from MSMEs in Klojen Village.ABSTRAKWingko bakar merupakan salah satu makanan tradisional khas Jawa yang memiliki potensi besar sebagai produk UMKM. Di Kelurahan Klojen, Kota Malang, terdapat beberapa pengusaha kecil yang memproduksi wingko bakar namun mengalami kendala dalam hal pengemasan produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pelatihan pengemasan terhadap peningkatan kualitas dan daya saing produk wingko bakar di Kelurahan Klojen. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pelatihan dilaksanakan selama 3 hari dengan materi meliputi desain kemasan, pemilihan bahan kemasan, teknik pengemasan higienis, dan strategi branding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah mengikuti pelatihan, 85% peserta mampu memproduksi kemasan yang lebih menarik dan higienis, terjadi peningkatan omzet rata-rata sebesar 40%, dan produk wingko bakar mendapat respon positif dari konsumen. Pelatihan pengemasan terbukti efektif dalam meningkatkan daya saing produk UMKM wingko bakar di Kelurahan Klojen.