Nurul Syahri Ramadhani
Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEBIJAKAN LINGKUNGAN DAN KINERJA EKONOMI RITEL: STUDI PADA MINIMARKET DI KOTA MAKASSAR Nur Aisyah; Nurul Syahri Ramadhani; Nurul Arfiah Hasibuddin; Syamsu Alam; Nurwana
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan Peraturan Wali Kota Makassar Nomor 21 Tahun 2023 tentang Pelarangan Penggunaan Kantong Plastik terhadap pendapatan minimarket di Kota Makassar, mengidentifikasi proses adaptasi perilaku konsumen, faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan, serta kendala dalam implementasi kebijakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling terhadap informan utama yang terdiri dari kepala toko, crew store, dan konsumen minimarket di Kota Makassar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik menggunakan tahapan reduksi data, coding, pengelompokan tema, penyajian data, dan verifikasi sesuai tahapan Miles, Huberman, dan SaldaƱa serta Braun dan Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pelarangan kantong plastik memberikan dampak transisional berupa penurunan transaksi pada tiga bulan pertama implementasi, namun aktivitas penjualan kembali stabil secara bertahap setelah konsumen beradaptasi melalui tiga fase: resistensi awal, penyesuaian, dan pembiasaan membawa tas belanja sendiri. Faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan meliputi perubahan perilaku konsumen, harga goodie bag, ketersediaan tas ramah lingkungan, efektivitas sosialisasi, dan persaingan dengan ritel lain yang belum konsisten menerapkan kebijakan. Kendala implementasi terutama berupa kebiasaan konsumen, keterlambatan distribusi goodie bag, persepsi harga yang mahal, dan sosialisasi yang belum merata. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa kebijakan lingkungan dapat mendukung tujuan keberlanjutan tanpa menimbulkan dampak ekonomi permanen pada sektor ritel modern, sepanjang didukung oleh komunikasi kebijakan yang efektif dan kesiapan pelaku usaha. Peneliti selanjutnya disarankan memperluas objek penelitian ke berbagai jaringan ritel dengan metode campuran serta mengintegrasikan aspek sustainability accounting secara lebih komprehensif.