Dian Fajrin
Program studi Magister Akuntansi, Universitas Muslim Indonesia, Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Biaya Kegagalan Internal Dalam Laporan Biaya Kualitas Sebagai Alat Pengendalian Dan Evaluasi Standar Kualitas Produk Pada PT. Batulicin Beton Asphalt Site Bombana Dian Fajrin; Julianty Sidik Tjan; Asri Ady Bakri
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2553

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis biaya kegagalan internal dalam laporan biaya kualitas sebagai alat pengendalian dan evaluasi standar kualitas produk pada PT. Batulicin Beton Asphalt (PT. BBA) Site Bombana. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih tingginya biaya kegagalan internal selama proses produksi beton, seperti rework, pemborosan bahan baku, penggunaan tenaga kerja dan peralatan tambahan, pengujian ulang, serta keterlambatan produksi yang mengindikasikan belum optimalnya pengendalian kualitas. Oleh karena itu, diperlukan analisis biaya kegagalan internal untuk mendukung peningkatan kualitas produk dan efisiensi biaya produksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pimpinan perusahaan, bagian produksi, Quality Control (QC), laboratorium, dan administrasi, serta dokumentasi laporan biaya kualitas. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. BBA Site Bombana telah menerapkan biaya kualitas yang meliputi biaya pencegahan, biaya penilaian, biaya kegagalan internal, dan biaya kegagalan eksternal. Namun, laporan biaya kualitas belum dimanfaatkan secara optimal sebagai alat pengendalian manajemen. Biaya kegagalan internal masih dominan akibat ketidaksesuaian mutu bahan baku, kesalahan proses produksi, ketidakpatuhan terhadap prosedur operasional, dan belum optimalnya pengendalian kualitas. Analisis laporan biaya kualitas mampu mengidentifikasi sumber pemborosan, mengevaluasi efektivitas pengendalian kualitas, serta menjadi dasar pengambilan keputusan manajerial. Peningkatan biaya pencegahan dan biaya penilaian terbukti mampu menekan biaya kegagalan internal dan meningkatkan kualitas produk secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa analisis biaya kegagalan internal dalam laporan biaya kualitas merupakan instrumen yang efektif untuk pengendalian dan evaluasi standar kualitas produk. Penerapan laporan biaya kualitas secara sistematis memberikan informasi bagi manajemen dalam mengidentifikasi penyebab kegagalan, mengurangi pemborosan biaya, meningkatkan efektivitas pengendalian kualitas, serta mewujudkan proses produksi yang lebih efisien dan berkelanjutan.