Muhammad Ilham Kadar
Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Halu Oleo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Masyarakat melalui Diseminasi Analisis Kandungan Logam Berat Sumur Gali Desa Lapoa Ika Sartika Ambarsari; Firdaus; Erwin Anshari; Deniyatno; Marwan Zam Milli; Wahab; Muhammad Ilham Kadar; Mohammad Suriyaidulman Rianse
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2026): Available online
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v3i3.872

Abstract

Desa Lapoa yang berada di Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, letaknya hanya berjarak kurang lebih 3 km dari area industri pertambangan. Jarak yang dekat ini memicu kekhawatiran warga akan risiko pencemaran lingkungan, terutama pencemaran air tanah yang selama ini dipakai sebagai sumber air sumur gali untuk keperluan harian maupun konsumsi. Menindaklanjuti temuan riset terdahulu terkait kadar logam berat pada sumur gali warga, dilaksanakan kegiatan pengabdian berupa penyebaran hasil analisis serta edukasi tentang mutu air sumur gali. Tujuan kegiatan ini adalah menambah wawasan dan pemahaman warga mengenai kondisi air yang mereka pakai sekaligus memberi informasi ilmiah tentang risiko paparan logam berat. Metode yang diterapkan mencakup pemaparan materi lewat sosialisasi, penyajian hasil uji laboratorium, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab dengan warga. Temuan riset memperlihatkan bahwa kadar logam berat pada sumur gali tersebut masih di bawah ambang baku mutu, sehingga air tersebut dinilai masih aman dipakai. Pemaparan hasil analisis secara langsung kepada warga memberi pemahaman yang lebih baik tentang kondisi air di lingkungan mereka, meredakan kekhawatiran terhadap dampak kegiatan tambang, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pemantauan mutu air secara rutin demi kesehatan dan kelestarian lingkungan. Kegiatan diseminasi ini diharapkan mampu memperkuat jalinan komunikasi antara kalangan akademisi dan masyarakat serta menjadi landasan bagi pengelolaan mutu lingkungan yang berbasis data ilmiah.