Tjeri Hadjrillah
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pelatihan Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) pada Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi di Kementerian Perhubungan RI Dina Miranti; Tjeri Hadjrillah
Jurnal Sinergi Manajemen Vol 2 No 3 (2025): Jurnal SINERGI Manajemen
Publisher : YBAMB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70285/5yrv6881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) pada Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei melalui kuesioner kepada 64 responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, dan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pelatihan kerja (X1) dan disiplin kerja (X2) masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (Y) PPNPN, ditunjukkan oleh nilai t hitung sebesar 6,339 untuk pelatihan kerja dan 5,540 untuk disiplin kerja yang masing-masing lebih besar dari t tabel (2,000). Secara simultan, kedua variabel bebas juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja, Pada hasil regresi linear berganda Pelatihan Kerja (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja (Y) (p = 0,006), sedangkan Disiplin Kerja (X2) berpengaruh positif (p = 0,193). Nilai konstanta menunjukkan baseline kinerja sebesar 14,111 saat X1 dan X2 = 0. Lalu, dengan F hitung sebesar 40,187 > F tabel sebesar 3,15 dan nilai signifikansi < 0,001. Koefisien determinasi sebesar 39,1% menunjukkan bahwa pelatihan kerja dan disiplin kerja berkontribusi terhadap kinerja, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi pelatihan kerja dan penerapan disiplin kerja yang konsisten sebagai strategi peningkatan kinerja pegawai.
Pengaruh Pengalaman Kerja dan Kompetensi terhadap Kinerja Karyawan pada Rumah Makan Pondok Sate Tegal Dina Dewanti Tasyaningtyas; Tjeri Hadjrillah
Jurnal Sinergi Manajemen Vol 3 No 1 (2026): Jurnal SINERGI Manajemen
Publisher : YBAMB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70285/a7xrsw76

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pengalaman kerja dan kompetesi secara parsial ataupun simultan terhadap kinerja karyawan pada rumah makan pondok sate tegal inu erna kota tangerang selatan. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Pondok sate tegal ibu erna yaitu sebanyak 50 karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, maka seluruh karyawan dijadikan sampel pada penelitian ini. Metode analisis dalam pengolahan data adalah uji validitas dan reabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear sederhana, regresi linear berganda, uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi, uji hipotesis (uji t dan uji f) dengan menggunakan alat bantu SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai pengalaman kerja t hitung (10,580 >2,010) Hal tersebut juga diperkuat dengan nilai ρ value < Sig.0,050 atau (0,000 < 0,050). Dengan demikian maka H1 diterima, hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengalaman kerja terhadap kinerja karyawan. Nilai kompetensi t hitung = (7,282 > 2,010). Hal tersebut juga diperkuat dengan nilai ρ value < Sig.0,050 atau (0,000 < 0,050). Dengan demikian maka dan H2 diterima, hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi terhadap kinerja karyawan. Untuk uji simultan diperoleh F hitung = (54,992 >3,200), hal ini juga diperkuat dengan ρ value < Sig.0,050 atau (0,000 < 0,050). Dengan demikian maka dan H3 diterima, hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara pengalaman kerja dan kompetensi terhadap kinerja karyawan. dengan determinasi sebesar 70,1% sedangkan sisanya sebesar (100-68,8%) = 31,2 % dipengaruhi faktor lain yang tidak dilakukan penelitian.