Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI KOMUNIKASI POKDARWIS MAMPANAS NUNTULUNG DALAM PENGEMBANGAN DESTINASI AIR PANAS ASIN PEMAPAK DI DESA BIATAN BAPINANG KABUPATEN BERAU Rizaldi; Kadek Dristiana Dwivayani; Ziya Ibrizah
PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Vol 9 No 3 (2026): PAPATUNG Volume 9 Nomor 3 Tahun 2026
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/japp.v9i3.1943

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Mampanas Nuntulung dalam pengembangan Wisata Air Panas Asin Pemapak di Desa Biatan Bapinang, Kabupaten Berau. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi Pokdarwis dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi komunikasi. Perencanaan komunikasi dilakukan dengan menetapkan tujuan, sasaran, pesan, dan media komunikasi. Pelaksanaan komunikasi diwujudkan melalui koordinasi internal, komunikasi dengan masyarakat dan pemerintah, serta promosi menggunakan media sosial. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan melalui diskusi internal dan koordinasi dengan pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi efektivitas komunikasi dan berbagai kendala yang dihadapi. Meskipun strategi komunikasi telah mendukung pengembangan destinasi wisata, efektivitasnya masih dipengaruhi oleh keterbatasan sumber daya manusia, belum meratanya partisipasi masyarakat, dan belum optimalnya pemanfaatan media digital. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi komunikasi yang terencana dan partisipatif berperan penting dalam mendukung pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat.
Komunikasi Green Influencer Lokal dalam Membangun Kesadaran Konservasi Laut Berbasis Ecotourism di Kalimantan Timur Kadek Dristiana Dwivayani; Salsabilla Rizky
Nusantara Innovation Journal Vol. 4 No. 1 (2025): December
Publisher : Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70260/nij.v4i1.62

Abstract

This study aims to examine the role of local green influencers in interacting and building public awareness of ecosystem conservation through ecotourism activities in East Kalimantan. The background of the study is based on the increasing threat of environmental degradation due to economic activities, so that an innovative approach based on community participation is needed to support environmental preservation and the development of sustainable tourism. Local green influencers, who actively use digital media to disseminate environmental conservation messages, are considered to have significant potential in raising public awareness and promoting environmentally friendly ecotourism practices. This research approach uses a descriptive qualitative method with in-depth interviews. Social media content analysis of green influencer accounts was also conducted to understand the message strategies and interaction patterns developed to promote conservation awareness. The results show that local green influencer communication is effective in building environmental awareness through educational narratives and active engagement with local communities. Influencers successfully create positive social change by encouraging public participation in sustainable conservation practices based on ecotourism. The credibility of the source influences how environmental messages are received and believed by the public. Factors such as the expertise, trustworthiness, and attractiveness of the communicator play a significant role in shaping public perception of environmental issues. The research results revealed that the role of local green influencer communication is an important force in creating collective awareness and supporting the development of ecotourism that is oriented towards ecosystem conservation.