Isi rumen sapi (IRS) merupakan salah satu limbah terbesar yang terdapat di Rumah Potong Hewan dan belum dimanfaatkan secara optimal di Indonesia. Padahal potensi ISR bisa dimanfaatkan sebagai pakan aternatif karena memiliki kandungan nutrisi tinggi bila dilakukan pengolahan secara baik dan benar. Oleh karena itu Penelitian ini bertujuan memanfaatkan isi rumen sapi (IRS) fermentasi sebagai pakan alternatif terhadap performa dan Income Over Feed Cost (IOFC) itik pedaging dengan level berbeda. Adapun materi yang digunakan yaitu 64 ekor itik pedaging berumur satu minggu dan masa pemeliharaan selama lima minggu, bahan pakan konsentrat, IRS serta EM4 dan molase sebagai bahan fermentasi. Metode yang dinggunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan, dimana P0 (kontrol) 100% konsentrat, P1 IRS 20%, P2 IRS 40% dan P3 60% IRS. Data yag diperoleh dianalisis ragam searah menggunakan Analisis of Varians (P<0,05). Hasil penelitian menunjukan bahwa konsumsi pakan dan pertambahan bobot pada itik pedaging dengan pemberian IRS dengan level berbeda menurun secara signifikan dibandingkan pakan control (P<0,05). Sedangkan pada nilai konversi pakan perlakuan P0 dan P2 berbeda sangat nyata terhadap P2 dan P3 (P<0,05). Selanjutnya nilai IOFC pada P3 berbeda sangat nyata atau nilai lebih tinggi dibandingkan perlakuan P2 dan P3 (P<0,05). Disimpulkan bahwa penambahan fermentasi isi rumen sapi pada level 20 sampai 60% tidak dapat mengimbangi pakan control baik pada konsumsi pakan maupun pertumbuhan bobot badan, namun konversi pakan pada IRS 20% dan IOFC IRS 60% dapat mengimbangi pakan control