Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RESPON PERTUMBUHAN SEMAI Syzygium polyanthum SEBAGAI AGEN FITOREMEDIASI PADA TANAH TERCEMAR OLI DENGAN PENAMBAHAN PUPUK KANDANG DAN ARANG SEKAM wasis Basuki; Hastina Purnama; Bayu Winata
Journal of Tropical Silviculture Vol. 17 No. 01 (2026): Jurnal Silvikultur Tropika
Publisher : Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor (IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/j-siltrop.17.01.64-72

Abstract

ABSTRAK Limbah oli bekas merupakan bahan berbahaya dan beracun (B3) karena mengandung zat kimia seperti senyawa hidrokarbon, nitrogen-oksida, sulfur, dan heavy metal. Studi ini bertujuan untuk menganalisis respon pertumbuhan semai Syzygium polyanthum terhadap penambahan pupuk kandang kambing dan arang sekam serta  menganalisis dosis optimal pemberian pupuk kandang kambing dan arang sekam yang dapat meningkatkan pertumbuhan semai S. polyanthum pada tanah tercemar limbah oli bekas. Secara umum, S. polyanthum merupakan jenis pohon yang berpotensi dikembangkan menjadi kandidat agen fitoremedian pada tanah tercemar limbah oli bekas. Soil amandement melalui pemberian bahan organik perlu dilakukan untuk meningkatkan adaptasi tanaman dan peluang fitoremediasi. Perlakuan tunggal pemberian pupuk kandang kambing dan arang sekam pada tanah terkontaminasi limbah oli bekas memberikan pengaruh positif terhadap sebagian besar parameter pertumbuhan dan karakteristik tanah. Perlakuan tunggal pemberian pupuk kandang kambing berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi, biomassa, dan panjang akar, serta respirasi tanah. Adapun perlakuan tunggal pemberian arang sekam berpengaruh nyata terhadap respirasi tanah. Pemberian masing-masing 90 g pupuk kandang kambing / polibag dan 60 g arang sekam / polibag merupakan dosis terbaik yang dapat mendukung adaptasi dan pertumbuhan semai S. polyanthum serta perbaikan karakteristik tanah yang terkontaminasi limbah oli bekas. Bahkan perlakuan ini juga mampu menurunkan konsentrasi beberapa logam berat seperti Pb, Al, dan Zn.