Siswadi
UIN. Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Kepemimpinan Pendidikan Dalam Memaksimalisasi Permodalan Koperasi Sekolah Sebagai Upaya Meningkatkan Kemandirian Dan Partisipasi Anggota Winda Zulfatun Nikmah; Putra Maulana Saefiansyah; Agusti Rona Ayu Widari; Siswadi
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 13 No. 1 (2026): (April 2026)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v13i1.1378

Abstract

Koperasi sekolah memiliki peran strategis sebagai sarana pembelajaran ekonomi sekaligus wadah pembentukan karakter kemandirian dan jiwa kewirausahaan peserta didik. Namun dalam praktiknya, pengelolaan koperasi sekolah masih menghadapi berbagai kendala, khususnya pada aspek permodalan yang berdampak pada terbatasnya pengembangan usaha dan rendahnya partisipasi anggota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan pendidikan dalam memaksimalkan permodalan koperasi sekolah guna meningkatkan kemandirian dan partisipasi peserta. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka, melalui pengumpulan data dari berbagai literatur ilmiah yang relevan dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa optimalisasi permodalan tidak hanya ditentukan oleh besarnya dana yang dimiliki, tetapi juga oleh efektivitas pengelolaan, kualitas kepemimpinan, serta tingkat keterlibatan anggota. Strategi yang dapat diterapkan meliputi penguatan modal internal melalui peningkatan kesadaran anggota, inovasi dalam penghimpunan dana, diversifikasi unit usaha, serta pengembangan kemitraan dengan pihak eksternal. Selain itu, penerapan tata kelola keuangan yang transparan dan pemanfaatan teknologi digital menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan dan efisiensi operasional koperasi. Kendala utama yang dihadapi meliputi rendahnya partisipasi anggota, keterbatasan kompetensi pengelola, serta kurangnya dukungan kebijakan dari pihak sekolah. Oleh karena itu, diperlukan peran kepemimpinan pendidikan yang adaptif dan visioner untuk mengintegrasikan aspek edukatif, manajerial, dan kelembagaan secara berkelanjutan. Dengan strategi yang tepat, koperasi sekolah berpotensi berkembang menjadi lembaga yang mandiri, profesional, dan berdaya saing.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Koperasi Sekolah Najwa fatriyana maharani; Briyan Ade Saputra; Hadya Salsabila; Siswadi
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 13 No. 1 (2026): (April 2026)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v13i1.1388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan koperasi sekolah, mendeskripsikan indikator efektivitasnya, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data penelitian berupa data sekunder yang diperoleh dari artikel jurnal ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis secara sistematis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran strategis dalam pengelolaan koperasi sekolah melalui fungsi pengarahan, motivasi, pengawasan, koordinasi, serta pengambilan keputusan. Efektivitas pengelolaan koperasi sekolah tercermin dari administrasi yang tertib, pengelolaan keuangan yang transparan, kegiatan operasional yang berjalan secara rutin, partisipasi aktif warga sekolah, serta kontribusinya dalam pembentukan karakter dan pembelajaran kewirausahaan siswa. Faktor pendukung meliputi kepemimpinan yang kuat, keterlibatan stakeholder, sumber daya manusia yang kompeten, sistem manajemen yang efektif, serta motivasi siswa. Sementara itu, faktor penghambat meliputi rendahnya partisipasi anggota, keterbatasan kompetensi digital, sarana dan prasarana yang belum memadai, manajemen yang kurang efektif, serta persaingan dengan usaha lain. Dengan demikian, kepemimpinan kepala sekolah menjadi faktor kunci dalam mewujudkan koperasi sekolah yang efektif, edukatif, dan berkelanjutan.