Tatang Astarudin
Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ISI DAN TEKNIK PENYUSUNAN KONTRAK Ransya Ayu Zulvia; Muhammad Abdi Dermawan; Tatang Astarudin; Sumiati
Dinamika Hukum & Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): DINAMIKA HUKUM DAN MASYARAKAT
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/dhm.v9i1.7621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam isi (substansi)dan teknik (metodologi) yang digunakan dalam penyusunan dokumen kontrak gunamenciptakan perjanjian yang sah, mengikat, dan efektif dalam memitigasi risikohukum. Kontrak merupakan instrumen vital dalam praktik bisnis dan hukum, yangfungsinya mentransformasi kesepakatan para pihak menjadi kekuatan hukum.Aspek isi kontrak dieksplorasi dengan membedah komponen wajib (syarat sahkontrak berdasarkan hukum perikatan) serta klasifikasi klausul esensial(essentialia), naturalia, dan aksidentalia. Penekanan diberikan pada pentingnyaformulasi hak dan kewajiban yang jelas, serta pengaturan mekanisme wanprestasidan ganti rugi. Sementara itu, teknik penyusunan kontrak dikaji melalui pendekatanpraktis, mencakup struktur formal kontrak (judul, komparisi, recital, isi, danpenutup), penggunaan bahasa hukum yang presisi dan tidak ambigu, serta strategimitigasi risiko. Analisis difokuskan pada penerapan klausul-klausul pelindungseperti Force Majeure, pilihan hukum, dan klausul penyelesaian sengketa (mediasi,arbitrase, atau litigasi).Metode penelitian yang digunakan adalah normatif-empiris atau dogmatikpraktis, melibatkan studi kepustakaan terhadap undang-undang, yurisprudensi, danpraktik standar penyusunan kontrak. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikankerangka kerja yang komprehensif bagi praktisi hukum dan pelaku usaha dalammenyusun kontrak yang tidak hanya memenuhi aspek legalitas, tetapi juga mampumengantisipasi dan mengelola dinamika hubungan kontraktual.