The era of Industry 4.0 has implications for every aspect of human life, including the development of digital technology. Advances in digital technology bring prosperity and convenience to human activities. Education should also respond to these changes as a step to prepare students to become graduates who are ready to participate in globalization. The Kurikulum Merdeka facilitates learning, one of which is through the coding and artificial intelligence (AI) approach. In its implementation, learning that utilizes coding and AI requires teachers to master digital technology so they can provide learning experiences aligned with students’ needs in today’s context. This study aims to analyze teachers’ understanding of coding and AI, as well as their application in learning within the context of the Kurikulum Merdeka in Catholic private elementary and secondary schools. The research uses a descriptive quantitative approach with a questionnaire administered to 29 teachers from three private elementary schools in Indonesia. The results indicate that teachers’ understanding of coding and AI varies; only 39.8% are able to introduce coding using simple media. Nevertheless, teachers show high motivation to learn coding and AI (86.2%). Coding and AI are strategic competencies for navigating the global digital ecosystem [1]. The findings indicate a need for continuous training, improved digital infrastructure, and curriculum innovation to ensure optimal educational transformation. Thus, the integration of coding and AI not only strengthens teachers’ digital literacy but also becomes an essential foundation in preparing students to face the challenges of the digital era. Keywords: coding and AI, educational transformation, digital era Abstrak Era industri 4.0 membawa implikasi pada setiap aspek kehidupan manusia, salah satunya adalah perkembangan teknologi digital. Kemajuan teknologi digital membawa kesejahteraan serta kemudahan bagi kehidupan manusia. Pendidikan seharusnya juga menyikapi hal ini sebagai langkah untuk mempersiapkan peserta didiknya untuk menjadi lulusan yang siap menjadi bagian dalam globalisasi. Kurikulum Merdeka memfasilitasi pembelajaran, salah satunya dengan pendekatan coding dan artificial intelligence (AI). Dalam penerapannya, pembelajaran dengan menggunakan pendekatan coding dan AI menuntut guru untuk menguasai teknologi digital sehingga dapat memberikan pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik pada masa ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman guru tentang coding dan AI, serta penerapannya dalam pembelajaran pada konteks Kurikulum Merdeka di sekolah dasar dan menengah swasta Katolik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen berupa kuesioner yang diberikan kepada 29 guru dari tiga sekolah dasar swasta di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru tentang coding dan AI masih bervariasi; hanya 39,8% guru yang mampu mengenalkan coding menggunakan media sederhana. Meski demikian, guru menunjukkan motivasi tinggi untuk mempelajari coding dan AI (86,2%). Coding dan AI merupakan keterampilan strategis menuju ekosistem digital global [1]. Temuan penelitian ini menunjukkan adanya kebutuhan akan pelatihan berkelanjutan, peningkatan sarana-prasarana digital, serta inovasi kurikulum guna memastikan transformasi pendidikan berjalan optimal. Dengan demikian, integrasi coding dan AI selain memperkuat literasi digital guru, juga menjadi fondasi penting dalam menyiapkan peserta didik menghadapi tantangan era digital. Kata kunci: coding dan AI, transformasi pendidikan, era digital