Eka Eka
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lasharan Jaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAMPAK PENGGUNAAN E-MONEY TERHADAP EFSIENSI PENGELOLAAN KEUANGAN DRIVER GRAB DI KOTA MAKASSAR Sitti Fadjriyah; Muhammad Basri; Auditya Amelia Irwan; Nurhidayanti.S Nurhidayanti.S; Ratna Ratna; Eka Eka
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/pjzcvx61

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan e-money terhadap efisiensi pengelolaan keuangan pada driver Grab di Kota Makassar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada semakin berkembangnya sistem pembayaran digital dan kebutuhan pekerja sektor informal untuk mengelola keuangan secara efisien. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 driver Grab dari berbagai latar belakang demografis. Instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya, dan analisis data dilakukan dengan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas driver telah menggunakan e-money, khususnya aplikasi seperti OVO dan GoPay, dalam kegiatan sehari-hari. Hasil uji t menunjukkan bahwa penggunaan e-money berpengaruh signifikan terhadap efisiensi pengelolaan keuangan dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), dan uji F mengonfirmasi bahwa model regresi secara keseluruhan signifikan. Penggunaan e-money terbukti mendukung perilaku keuangan yang lebih teratur, seperti pencatatan transaksi, kontrol pengeluaran, dan peningkatan kebiasaan menabung. Namun, terdapat beberapa kendala dalam implementasinya, termasuk keterbatasan literasi digital, ketergantungan pada koneksi internet, serta tantangan teknis seperti lupa PIN dan saldo tidak masuk. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan adanya pelatihan literasi keuangan digital yang praktis dan kolaboratif antara penyedia layanan e-money, manajemen Grab, dan pemerintah untuk mendukung transformasi digital yang inklusif bagi pekerja informal.