Kusyanto Kusyanto
Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Samarinda, Jl. Cipto Mangunkusumo, Samarinda 75131, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH DAYA MICROWAVE TERHADAP KADAR TANIN PADA BUBUK PEWARNA ALAMI DARI SERBUK GERGAJI KAYU ULIN Sekar Ayu Setyowati; Zainal Arifin; Kusyanto Kusyanto; Wempi Prayogo
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 10 No. 2 (2024): June 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v10i2.5110

Abstract

Serbuk kayu ulin merupakan salah satu sisa hasil samping dari proses pengolahan kayu ulin. Warna coklat hingga kehitaman yang dihasilkan dari tanin dalam serbuk kayu ulin memiliki potensi sebagai bahan pewarna alami. Penelitian ini ditujukan untuk membuat bubuk pewarna alami dari serbuk kayu ulin menggunakan metode foam mat drying dengan bantuan microwave dan untuk mengetahui pengaruh microwave terhadap waktu pengeringan dan kadar tanin bubuk pewarna alami. Serbuk gergaji kayu ulin diekstrak dengan akuades menggunakan metode maserasi selama 48 jam. Ekstrak disaring dan disentifugasi dan dilanjutkan dengan mengeringkan menggunakan microwave. Pada metode ini, bahan pembusa tween 80 dengan variasi konsentrasi 0,5% (v/v) dan 1% (v/v) serta  bahan pengisi maltodekstrin dengan konsentrasi 5% (b/v) dari ekstrak kayu ulin ditambahkan. Ekstrak kayu ulin dikeringkan dengan bantuan microwave dengan variasi daya (180, 300, 450, 600, dan 800 Watt) hingga memiliki kadar air sekitar 4-6% (b/b). Ekstrak pewarna alami dikeringkan menjadi bubuk lebih cepat ketika daya microwave semakin tinggi, dimana pada daya 800 Watt pengeringan ekstrak membutuhkan 65 menit. Kadar air bubuk pewarna alami yang diperoleh antara 4,89% (b/b) hingga 5,78% (b/b) dan kelarutan tertinggi sebesar 97,82% dengan penambahan Tween 80 pada konsentrasi 0,5% (b/v). Uji kualitatif tanin pada bubuk pewarna alami menunjukkan bahwa terdapat kandungan tanin pada serbuk pewarna alami. Kadar tanin tertinggi diperoleh sebesar 3,04 ppm pada bubuk pewarna yang dihasilkan dari variasi tween 80 dengan konsentrasi 1% dan pada daya microwave 180 Watt.