Pitoyo Pitoyo
Gunadarma University, Depok, West Java

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembingkaian Board of Peace di Media Kompas.com dan Tempo.co dalam Perspektif Hegemoni Gramscian Pitoyo Pitoyo
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol. 10 No. 1 (2026): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v10i1.55756

Abstract

ABSTRAK Keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) menimbulkan kontroversi publik terkait konsistensi kebijakan luar negeri dalam mendukung Palestina. Perdebatan menguat seiring tekanan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mendesak pemerintah meninjau kembali partisipasinya. Namun, kajian tentang bagaimana isu ini dikonstruksi dalam wacana media Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana Kompas.com dan Tempo.co membingkai isu BoP serta mengkaji bagaimana framing tersebut mencerminkan relasi kekuasaan dan proses ideologis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis framing Robert N. Entman yang meliputi pendefinisian masalah, penentuan penyebab, penilaian moral, dan rekomendasi solusi. Untuk memperdalam analisis, penelitian ini mengintegrasikan konsep hegemoni Gramsci serta propaganda model dari Herman dan Chomsky sebagai kerangka interpretatif. Data berupa artikel berita dari Kompas.com dan Tempo.co selama Maret–April 2026. Hasil menunjukkan bahwa Kompas.com membingkai BoP sebagai strategi diplomasi pragmatis yang terbuka untuk evaluasi, sedangkan Tempo.co menekankan akuntabilitas dan konsistensi kebijakan terhadap Palestina. Perbedaan ini menunjukkan bahwa media secara aktif membentuk pemahaman publik melalui narasi selektif serta mencerminkan dinamika kekuasaan yang lebih luas, meskipun tetap bergantung pada sumber elite sehingga diskursus publik berada dalam batas struktural. Kata kunci : Framing Media, Board of Peace, Hegemoni Gramscian, Model Propaganda