Dwi Rahmawati
Program Studi Sarjana Kebidanan Fakuktas Kesehatan Universitas Sari Mulia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Teknik Slow Deep Breathing terhadap Respons Psikologis Ibu Bersalin Kala I di RSD Idaman Banjarbaru Sismeri Dona; Belva Rizqy Handira; Istiqamah Istiqamah; Dwi Rahmawati
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Vol : 5 No : 1 : Periode Januari 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v5i1.8148

Abstract

Proses persalinan tidak hanya melibatkan perubahan fisiologis, tetapi juga respons psikologis yang dapat memengaruhi pengalaman persalinan ibu. Kecemasan dan ketegangan selama persalinan diketahui dapat meningkatkan persepsi nyeri serta berpotensi memengaruhi kemajuan persalinan. Salah satu pendekatan non-farmakologis yang dapat digunakan untuk membantu ibu mengelola respons psikologis selama persalinan adalah teknik relaksasi pernapasan, seperti slow deep breathing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknik slow deep breathing terhadap kondisi psikologis ibu bersalin di RSD Idaman Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan posttest-only control group design. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu bersalin yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi (n = 15) dan kelompok kontrol (n = 15) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kelompok intervensi diberikan latihan teknik slow deep breathing selama proses persalinan, sedangkan kelompok kontrol menerima perawatan standar. Kondisi psikologis ibu diukur menggunakan kuesioner skala Likert yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas (Cronbach’s alpha = 0,82). Analisis data dilakukan menggunakan uji independent t-test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kondisi psikologis pada kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (55,93 vs 34,80). Sebagian besar responden pada kelompok intervensi berada pada kategori kondisi psikologis baik (66,7%) dan sangat baik (33,3%), sedangkan pada kelompok kontrol mayoritas responden berada pada kategori sedang (60%) dan buruk (20%). Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa teknik slow deep breathing berpotensi membantu meningkatkan kondisi psikologis ibu selama proses persalinan. Oleh karena itu, teknik ini dapat dipertimbangkan sebagai salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat diterapkan oleh tenaga kesehatan dalam mendukung kenyamanan psikologis ibu selama persalinan.
Aromaterapi sebagai Terapi Komplementer pada Gejala Depresi dan Kecemasan Ibu Postpartum: Tinjauan Sistematis Hillary Monica Victoria; Novalia Widiya Ningrum; Ika Friscila; Dwi Rahmawati
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Vol : 5 No : 1 : Periode Januari 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v5i1.8149

Abstract

Periode postpartum merupakan fase adaptasi fisiologis dan psikologis yang kompleks bagi seorang ibu setelah melahirkan. Pada periode ini, perubahan hormonal dan emosional dapat meningkatkan risiko munculnya gangguan psikologis seperti depresi postpartum dan kecemasan. Berbagai pendekatan nonfarmakologis mulai dikembangkan untuk membantu mengurangi gejala tersebut, salah satunya melalui penggunaan aromaterapi sebagai terapi komplementer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bukti ilmiah mengenai penggunaan aromaterapi dalam menurunkan gejala depresi dan kecemasan pada ibu postpartum. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Pencarian literatur dilakukan melalui beberapa basis data ilmiah, yaitu PubMed, Scopus, Web of Science, dan Google Scholar. Artikel yang dimasukkan dalam penelitian ini adalah artikel penelitian asli yang membahas penggunaan aromaterapi pada ibu postpartum dan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah. Proses seleksi artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan serta melalui tahap penilaian kualitas artikel menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Tool. Hasil penelusuran literatur menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian melaporkan adanya penurunan tingkat kecemasan dan gejala depresi pada ibu postpartum setelah diberikan intervensi aromaterapi. Jenis minyak esensial yang paling banyak digunakan adalah lavender, yang diketahui memiliki efek relaksasi melalui stimulasi sistem limbik pada otak yang berperan dalam pengaturan emosi dan respons stres. Berdasarkan hasil sintesis literatur, aromaterapi berpotensi menjadi salah satu intervensi komplementer yang dapat membantu mengurangi gejala depresi dan kecemasan pada ibu postpartum. Namun demikian, penelitian lebih lanjut dengan desain penelitian yang lebih kuat dan jumlah sampel yang lebih besar masih diperlukan untuk memperkuat bukti ilmiah mengenai efektivitas aromaterapi dalam konteks kesehatan mental ibu postpartum