Tantoso, Lydia
Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Korelasi Antara Gaya Hidup Ibu Saat Hamil Dengan IMT Anak 6-12 Tahun Di Manado Tantoso, Lydia
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.1748

Abstract

Pendahuluan Obesitas dan komplikasinya sudah menjadi endemi serta menjadi penyebab kematian terutama. Berdasarkan data di Indonesia, kasus tersebut terbanyak ada di kota Manado. Faktor genetik dan gaya hidup ibu saat hamil diduga terkait perubahan epigenetik janin yang meningkatkan risiko timbulnya obesitas pada usia anak, remaja maupun dewasa. Penelitian ini bermaksud melihat hubungan BB anak usia SD dengan sejumlah gaya hidup ibu ketika hamil. Metode Desain penelitian adalah observasional analitik dengan rancangan potong lintang terhadap anak-anak di SD Eben Haezer Manado dari tanggal 01 Juni 2014 sampai 31 Juni 2014. Terdapat 150 pasang ibu-anak yang terjaring, 54 pasang setuju untuk mengikuti penelitian, 1 pasang memiliki nilai ekstrim dan tidak dianalisis, total n = 53 pasang ibu-anak. Data diambil dengan anamnesis dan pemeriksaan fisik langsung serta pengisian kuesioner. Berat badan berlebih pada anak didefinisikan sebagai IMT >95 persentil berdasarkan kurva usia dan jenis kelamin Centre for Disease Control (CDC), sedangkan sejumlah faktor dari ibu diperoleh dari anamnesa pada kuesioner. Hasil Rerata BB ibu saat hamil sekitar 67 kg dengan rerata IMT 26 kg/m2. Terdapat 26 (49,1%) ibu dengan kenaikan BB berlebih dan obes. Rerata usia anak 10 tahun. Jumlah anak perempuan lebih banyak 1 orang dibanding anak laki-laki. Sebanyak 34 anak (64,2%) memiliki IMT berlebih dan obes 119% (>110%). Kebanyakan anak lahir dengan BB normal dan tidak ada lahir prematur. Gaya hidup ibu dan anak tidak berkorelasi (p>0,05) dengan IMT anak, namun terdapat peningkatan risiko anak menjadi obes di kemudian hari dalam hal pemberian ASI yang tidak lengkap <4 bulan (OR 1,52 [95% IK: 0,46-4,96]), riwayat paparan asap rokok pada ibu selama hamil (OR 1,6 [95% IK: 1,29-1,97]), riwayat minum alkohol selama hamil (OR 1,83 [95% IK: 0,12-31,09]), rendahnya aktifitas ibu selama hamil (OR 1,96 [95% IK: 0,57-6,7]), konsumsi daging dan hasil ternak lainnya pada ibu selama hamil (OR 1,96 [95% IK: 0,57-6,7]), rendahnya konsumsi jus buah dan sayur pada ibu selama hamil (OR 1,53 [95% IK: 0,44-5,28]) dan pemberian vitamin pada ibu saat hamil (OR 4,67 [95% IK: 0,53-41,22]). Kesimpulan Diperlukan penelitian lebih lanjut dengan sampel penelitian yang lebih besar, mengingat terdapat peningkatan risiko anak menjadi obesitas terkait faktor ibu yang telah diteliti dan dianalisis.  Kata kunci: gaya hidup, ASI, hamil, obesitas.