Clara, Cindy
Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN SELF-EFFICACY DAN SELF-CONTROL TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA SMA (STUDI PADA SISWA SMA X TANGERANG) Clara, Cindy; Dariyo, Agoes; Basaria, Debora
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v1i2.802

Abstract

Prokrastinasi akademik merujuk pada penundaan yang hanya terbatas pada tugas dan aktivitas yang berkaitan dengan pembelajaran. Prokrastinasi akademik dianggap sebagai permasalahan yang umum terjadi pada para pelajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran self-efficacy dan self-control terhadap prokrastinasi akademik pada siswa SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non eksperimen yang menyertakan 395 siswa SMA X Tangerang dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel adalah skala Self-Efficacy oleh Jovita yang disusun berdasarkan teori Bandura; Self-Control Scale oleh Tangney, Baumeister, dan Boone; dan skala prokrastinasi akademik yang disusun berdasarkan teori Schouwenburg. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik regresi linier berganda melalui program SPSS versi 18. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy dan self-control memiliki peran yang signifikan secara simultan terhadap prokrastinasi akademik (F = 138.373, p = 0.000 < 0.05). Self-efficacy dan self-control secara simultan berkontribusi terhadap prokrastinasi akademik sebesar 41.4%, sedangkan 58.6% prokrastinasi akademik dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa self-control lebih berperan terhadap prokrastinasi akademik dibandingkan dengan self-efficacy.