Ni Luh Putu Indah Astiti Setiawati
Ganesha University of Education

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kompetensi Profesional, Motivasi Kerja, Dan Burnout Terhadap Kinerja Guru Pada Guru Honorer Dan PPPK Tingkat SMA Se-Kecamatan Buleleng Ni Luh Putu Indah Astiti Setiawati; I Gusti Ketut Adi Winata
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/sxh40q24

Abstract

Kinerja guru masih menjadi salah satu tantangan dalam meningkatkan mutu pendidikan karena belum seluruh guru mampu melaksanakan tugas profesionalnya secara optimal di tengah berbagai tuntutan pekerjaan yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi profesional, motivasi kerja, dan burnout terhadap kinerja guru pada guru honorer dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tingkat SMA se-Kecamatan Buleleng. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Populasi penelitian berjumlah 184 guru, sedangkan sampel sebanyak 126 responden ditentukan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kompetensi profesional dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, sedangkan burnout berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja guru. Selain itu, kompetensi profesional, motivasi kerja, dan burnout secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja guru tidak hanya memerlukan penguatan kompetensi profesional dan motivasi kerja, tetapi juga upaya pengelolaan burnout melalui penciptaan lingkungan kerja yang kondusif serta pengelolaan beban kerja yang proporsional.