Evaluasi ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Sekolah Adiwiyata di SD Negeri 30 Pangkalpinang dengan menerapkan model Wheel sebagai pendekatan evaluasi yang bersifat siklus dan berkelanjutan. Model Wheel dipilih karena mampu menggambarkan proses evaluasi yang tidak berhenti pada penilaian hasil, tetapi berlanjut pada refleksi dan tindak lanjut perbaikan program. Evaluasi ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan peneliti berperan sebagai instrumen utama. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi, yang melibatkan tiga partisipan, yaitu kepala sekolah, guru, dan peserta didik.. Teknik triangulasi sumber digunakan untuk menguji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Sekolah Adiwiyata di SD Negeri 30 Pangkalpinang telah berjalan dengan baik dan melibatkan seluruh komponen sekolah. Melalui tahapan model Wheel mulai dari pembentukan tujuan, pelaksanaan program, monitoring, hingga penginterpretasian hasil. Hasil yang didapatkan ialah sekolah berhasil menumbuhkan perilaku peduli lingkungan, menciptakan lingkungan belajar yang bersih dan sehat, serta memperkuat budaya sekolah berwawasan lingkungan. Interpretasi hasil menunjukkan adanya komitmen sekolah terhadap perbaikan berkelanjutan melalui evaluasi rutin setiap semester. Evaluasi tidak hanya menilai keberhasilan program, tetapi juga menjadi dasar penyusunan strategi pengembangan di masa depan. Kesimpulannya, Program Sekolah Adiwiyata di SD Negeri 30 Pangkalpinang berhasil diterapkan secara efektif sesuai prinsip partisipatif dan berkelanjutan sehingga dapat dilanjutkan dengan tetap melakukan evaluasi setiap minggunya. Program ini berkontribusi nyata dalam membentuk karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan dan menjadi contoh praktik baik bagi sekolah lainnya.Kata kunci: Evaluasi, Sekolah Adiwiyata, Model Wheel.