Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Pendataan Usaha Perikanan Berbasis OSS di DPMPTSP Provinsi NTB Sari Gading; Nurhayati Nurhayati; Nia Wahidhatun Nisa; Asfarony Hendra Nazwin
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 7 (2026): Mei
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jb7v2379

Abstract

Kegiatan magang ini dilaksanakan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Nusa Tenggara Barat selama satu bulan dengan tujuan untuk mendeskripsikan kondisi eksisting pendataan izin usaha perikanan berbasis Online Single Submission (OSS), mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya, serta mengusulkan strategi optimalisasi yang relevan dan aplikatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif partisipatif, di mana penulis sebagai peserta magang terlibat langsung dalam proses pelayanan perizinan melalui observasi, wawancara dengan pegawai, serta penelaahan dokumen terkait sistem OSS, SIMKADA, dan SILAT. Hasil kegiatan magang menunjukkan bahwa sistem perizinan berbasis OSS telah terintegrasi dengan SIMKADA dan SILAT dalam proses penerbitan izin usaha perikanan, namun masih menghadapi kendala teknis berupa gangguan sistem SIMKADA serta keterbatasan sumber daya manusia baik dari sisi petugas maupun pelaku usaha. Optimalisasi pendataan izin usaha perikanan memerlukan peningkatan kapasitas SDM, evaluasi sistem secara berkala, dan penguatan koordinasi antarinstansi agar pelayanan perizinan dapat berjalan lebih efektif, akurat, dan transparan.
by anv PERAN KOMUNITAS ADAT TAKPALA DALAM PENGEMABANGAN CULTURAL TOURISM DI DESA LEMBUR BARAT, KABUPATEN ALOR Sri Uswatun Hasana Mang; H. Abdurrahman; Asfarony Hendra Nazwin
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 10: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i10.20609

Abstract

Pengembangan pariwisata budaya di Desa Tradisional Takpala telah memberikan dampak positif pada pendapatan masyarakat melalui penjualan kerajinan tangan, pertunjukan tari tradisional, dan kontribusi dari sektor pariwisata. Namun, peningkatan aktivitas pariwisata juga menimbulkan berbagai masalah, seperti komersialisasi budaya, erosi nilai-nilai tradisional, konflik internal terkait distribusi manfaat ekonomi, dan risiko berkurangnya kesucian ritual tradisional akibat frekuensi pertunjukan yang tinggi. Mencapai pariwisata budaya yang berkelanjutan membutuhkan penguatan kapasitas masyarakat, peningkatan peran lembaga tradisional, dan pemberdayaan perempuan sebagai pelestari budaya dan pelaku ekonomi lokal. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat adat, dan pemangku kepentingan lainnya merupakan kunci untuk memastikan pengembangan pariwisata melestarikan nilai-nilai budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, Desa Tradisional Takpala berpotensi menjadi model pariwisata budaya berbasis masyarakat yang autentik dan berkelanjutan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, bertujuan untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang implementasi pariwisata berbasis masyarakat dalam konteks pengembangan pariwisata budaya di Desa Tradisional Takpala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat adat Takpala memainkan peran penting dalam pengembangan wisata budaya di Desa Lembur Barat, Kabupaten Alor.