Abu Khaer
Universitas Nurul Jadid Probolinggo, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Membaca Kitab Fathul Qorib dalam Pengembangan Literasi Fikih Santri Moh. Ulum; Abu Khaer; Musthofa Kamal; Fajar Diansa Potabuga
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v5i2.419

Abstract

Pondok Pesantren Mambaul Ulum merupakan lembaha pendidikan Islam yang memadukan sistem pembelajaran khas pesantren dengan kurikulum madrasah diniyah. Salah satu fokus dalam kurikulum madrasah diniyah adalah pembelajaran fikih melalui kitab Fathul Qorib yang merupakan rujukan dalam memahami dasar-dasar hukum Islam. Namun, dalam pelaksanaannya, masih ditemukan berbagai kendala, terutama rendahnya kemampuan santri dalam membaca dan memahami teks berbahasa Arab klasik. Kondisi tersebut disebabkan oleh minimnya penguasaan terhadap ilmu alat seperti nahwu dan sharaf yang seharusnya menjadi dasar dalam memahami struktur kalimat dan makna terminologi fikih. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) saat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan baca kitab fikih dasar dan pemahaman hukum Islam santri madrasah diniyah melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif dan aplikatif. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu (1) koordinasi dan pemetaan kebutuhan santri, (2) pelaksanaan klinik baca kitab dalam kelompok kecil, dan (3) penyelenggaraan forum diskusi serta simulasi penerapan hukum fikih. Pendekatan yang digunakan menekankan penguasaan teks dan pengembangan berpikir kritis melalui metode seperti presentasi, studi kasus dan role play. Sebagai hasil yang diharapkan, santri mampu memahami teks fikih secara lebih baik, mengaitkan isi kitab dengan kehidupan sosial, serta menunjukkan peningkatan dalam kemampuan membaca kitab melalui hasil tes, refleksi mingguan dan evaluasi dari tim pelaksana bersama pengurus madrasah.
Dakwah Bil-Hal melalui Pendidikan Ekologi Islam dalam Pemanfaatan Limbah Organik Sekolah Abu Khaer; Moh. Ulum
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v6i2.564

Abstract

Permasalahan sampah organik di lingkungan sekolah masih menjadi isu krusial yang belum dikelola secara optimal, padahal dalam perspektif Islam menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari iman dan tugas kekhalifahan manusia di bumi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dakwah bil-hal melalui pendidikan ekologi Islam dalam inovasi pemanfaatan limbah organik sekolah di SMA-Islam Nurul Hidayah Banyu Putih dan SMK NU Wringin Bondowoso. Metode pelaksanaan pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif yang meliputi empat tahapan: 1) Sosialisasi dan penyadaran ekoteologi Islam melalui kajian ayat-ayat ekologis (Fiqh Al-Bi'ah) tentang konsep khalifah fil ardh, thaharah, dan larangan israf; 2) Pelatihan dan demonstrasi pengolahan limbah organik; 3) Praktik dan pendampingan pembuatan kompos, pupuk organik cair, dan eco-enzyme dari sampah sisa kantin dan dedaunan; 4) Evaluasi dan pembentukan kader peduli lingkungan sekolah. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan kesadaran ekologis siswa sebesar 85% yang menginternalisasi nilai Islam Rahmatan Lil 'Alamin dalam menjaga lingkungan. Secara fisik, program ini berhasil mengurangi volume sampah organik sekolah hingga 70% dan menghasilkan 120 kg kompos serta 40 liter eco-enzyme yang dimanfaatkan untuk penghijauan sekolah dan kebun produktif. Terbentuknya Bank Kompos Sekolah dan Komunitas Santri Peduli Lingkungan menjadi indikator keberlanjutan program. Kegiatan ini membuktikan bahwa dakwah bil-hal melalui pendidikan ekologi Islam efektif sebagai model pemberdayaan untuk mewujudkan sekolah yang bersih, hijau, dan berkah.