Zainul Mazidi In'am
Universitas Islam KH. Achmad Muzakki Syah Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS POLA KOMUNIKASI MASYARAKAT MUSLIM PAGAYAMAN DALAM MENJAGA PRINSIP MENYAMA BRAYA PERSPEKTIF JOSEPH DE VITO Zainul Mazidi In'am; Nova Saha Nafadena
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 17 No. 1 (2026)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/wecmk448

Abstract

Penelitian ini menganalisis pola komunikasi masyarakat Muslim Pagayaman di Bali dalam menjaga prinsip menyama braya, sebuah kearifan lokal yang menekankan persaudaraan dan harmoni lintas agama. Studi ini bertujuan memetakan dimensi komunikasi verbal, nonverbal, emosional, dan percakapan dalam interaksi seharihari masyarakat Muslim dengan tetangga Hindu, serta mengaitkannya dengan teori komunikasi interpersonal Joseph DeVito. Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan teknik purposive sampling, pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi praktik komunikasi yang menegaskan solidaritas, toleransi, dan kohesi sosial. Temuan menunjukkan praktik verbal meliputi sapaan hormat dan bahasa lokal; praktik nonverbal berupa partisipasi dalam upacara, pakaian adat, dan gerak tubuh kooperatif; dimensi emosional menekankan empati dan regulasi emosi;  18 sementara percakapan diarahkan melalui rapat kooperatif, dialog santai, dan moderasi grup WhatsApp. Penelitian ini memperlihatkan bahwa komunitas Muslim di Pagayaman menjadi aktor kunci pemelihara harmoni melalui orkestrasi komunikasi yang halus namun sistematis. Kontribusi teoretis penelitian ini adalah pengayaan model komunikasi antarbudaya dan moderasi beragama, sedangkan kontribusi praktisnya berupa rekomendasi penguatan kohesi sosial di masyarakat multikultural. Hasil penelitian menegaskan pentingnya menyama braya sebagai arsitektur komunikasi untuk menjaga kerukunan dan keberlanjutan hubungan antarumat beragama di tingkat akar rumput. Kata Kunci: Komunikasi Antar Budaya; Komunikasi Interpersonal; Menyama Braya; Muslim Bali; Harmoni Sosial