This Author published in this journals
All Journal MIMBAR INTEGRITAS
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sosialisasi Budidaya Sorghum sebagai Upaya Diversifikasi Pangan Petani di Desa Kamal Arjasa Kabupaten Jember Sumiarjo Kiswondo
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2026): Februari - Agustus
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i2.8930

Abstract

Ketahanan pangan menjadi salah satu isu strategis dalam pembangunan pertanian Indonesia, terutama di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim, alih fungsi lahan, serta tingginya ketergantungan masyarakat terhadap komoditas pangan tertentu seperti padi. Kondisi tersebut mendorong perlunya diversifikasi pangan berbasis potensi lokal melalui pengembangan tanaman alternatif yang adaptif terhadap berbagai kondisi lingkungan. Sorghum merupakan salah satu komoditas serealia yang memiliki produktivitas tinggi, toleran terhadap kekeringan, serta memiliki kandungan gizi yang baik sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sumber pangan alternatif. Namun demikian, tingkat pengetahuan petani mengenai teknik budidaya, manfaat ekonomi, dan pemanfaatan sorgum masih relatif terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman petani mengenai budidaya sorgum sebagai upaya mendukung diversifikasi pangan di Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember. Kegiatan dilaksanakan melalui metode sosialisasi edukatif yang meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan tanya jawab mengenai karakteristik tanaman sorgum, teknik budidaya, pengelolaan pascapanen, serta peluang pengembangan usaha berbasis sorgum. Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dan berpartisipasi aktif dalam diskusi mengenai peluang pengembangan sorgum di wilayah setempat. Berdasarkan hasil observasi, kegiatan ini mampu meningkatkan wawasan petani mengenai pentingnya diversifikasi pangan berbasis komoditas lokal yang adaptif terhadap perubahan iklim. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong pengembangan budidaya sorgum secara berkelanjutan serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat pedesaan.