Pesatnya perkembangan teknologi informasi menuntut santri tidak hanya memiliki kompetensi berbahasa Arab, tetapi juga mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana pembelajaran dan dakwah secara bijak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital santri melalui pembelajaran Bahasa Arab yang terintegrasi dengan konten dakwah digital di Pondok Pesantren Abu Hurairah Rantauprapat. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik pembuatan konten dakwah digital berbahasa Arab, pendampingan, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Materi pelatihan mencakup pemanfaatan aplikasi digital, teknik penyusunan pesan dakwah, desain poster dakwah, serta pembuatan video pendek berbahasa Arab yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi digital santri yang signifikan. Nilai rata-rata peserta meningkat dari 57% pada tahap pre-test menjadi 86% pada tahap post-test, atau mengalami peningkatan sebesar 29%. Peningkatan terjadi pada kemampuan memanfaatkan media digital dalam pembelajaran Bahasa Arab, keterampilan membuat konten dakwah digital, serta penggunaan aplikasi digital secara kreatif dan bertanggung jawab. Program ini juga meningkatkan motivasi belajar, kreativitas, serta kemampuan komunikasi santri dalam menyampaikan pesan-pesan keislaman melalui media digital. Dengan demikian, pembelajaran Bahasa Arab yang diintegrasikan dengan konten dakwah digital terbukti efektif sebagai strategi inovatif dalam meningkatkan literasi digital santri sekaligus memperkuat kompetensi berbahasa Arab dan dakwah di era digital.