This Author published in this journals
All Journal Ulil Albab
Iman Nuel Zai
Sekolah Tinggi Teologi Pelita Kebenaran, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksposisi Teologis Atas ‘Masa Keselamatan’ dalam Surat Kepada Jemaat II Korintus 6:2 Iman Nuel Zai
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.18276

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep kairos sebagai “masa keselamatan” dalam 2 Korintus 6:2 melalui pendekatan eksegesis historis-gramatikal dan analisis intertekstual terhadap Yesaya 49:8, dengan tujuan menyingkap makna teologis serta implikasinya terhadap soteriologi Paulus dan praksis gereja kontemporer. Sebagai penelitian berbasis literatur dengan strategi kajian integratif, studi ini menggabungkan temuan dari berbagai sumber akademik yang relevan untuk membangun sintesis konseptual mengenai hubungan antara waktu ilahi dan aktualisasi keselamatan dalam Kristus. Analisis menunjukkan bahwa kairos dalam teologi Paulus bukan hanya kategori temporal, melainkan realitas teologis yang menandai intervensi Allah dalam sejarah manusia, di mana keselamatan dihadirkan secara aktual melalui karya Kristus dan dihidupi oleh umat percaya. Hasil sintesis mengungkap empat tema utama: kairos sebagai momen keselamatan ilahi, hubungan intertekstual antara Yesaya dan Paulus, soteriologi transformasional yang menekankan partisipasi iman, serta ketegangan eskatologis “sudah dan belum” dalam pengalaman keselamatan. Penelitian ini berkontribusi terhadap penguatan pemahaman teologi waktu dalam studi Paulus dengan menegaskan keterpaduan antara hermeneutika biblika, soteriologi, dan eskatologi. Secara teoretis, hasil kajian ini memperkaya kerangka pemikiran teologi Perjanjian Baru, sedangkan secara praktis memberikan landasan reflektif bagi gereja untuk memaknai setiap momen sejarah sebagai kairos—waktu perkenanan Allah yang menuntut respons iman yang aktif dan transformatif.