Akaat Hasjiandito
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Semarang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Kesenjangan Akses dan Keterampilan Teknologi Informasi terhadap Eksistensi Digital Guru PAUD di Era AI Nina Putri Lestari; Akaat Hasjiandito
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesenjangan akses dan keterampilan teknologi informasi terhadap eksistensi digital guru PAUD di era Artificial Intelligence (AI) dan seberapa besar pengaruh tersebut. Lokasi penelitian berada di Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, dengan fokus pada kesenjangan akses, keterampilan, dan pemanfaatan teknologi oleh guru PAUD. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan analisis regresi linier sederhana. Sebanyak 40 guru PAUD dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik purposive sampling dipilih karena penelitian ini memerlukan responden dengan karakteristik tertentu, yaitu guru PAUD yang aktif mengajar, memiliki pengalaman minimal satu tahun, dan bekerja di lembaga yang memiliki keterbatasan akses teknologi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara kesenjangan teknologi informasi terhadap eksistensi digital guru, dengan koefisien regresi sebesar 1,151 dan nilai signifikansi nol koma nol nol nol. Nilai determinasi sebesar lima puluh delapan koma sembilan persen menunjukkan bahwa kesenjangan teknologi menjelaskan lebih dari separuh variasi eksistensi digital guru. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi digital guru PAUD guna mengoptimalkan pemanfaatan teknologi AI dalam pembelajaran anak usia dini.
Perbandingan Pola Asuh Grandparenting dengan Orang Tua terhadap Kesehatan Mental Anak Usia 5-6 Tahun Nola Wiarti; Akaat Hasjiandito
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1542

Abstract

Kesehatan mental anak usia dini merupakan aspek penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh pola asuh grandparent (kakeknenek) dan pola asuh orang tua terhadap kesehatan mental anak usia 5–6 tahun. Menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur dan kuesioner Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ), data diperoleh dari 30 keluarga yang terdiri dari dua kelompok pengasuhan. Hasil analisis menggunakan Independent Samples T-Test menunjukkan perbedaan signifikan antara pola asuh grandparent dan orang tua (Sig. 2-tailed = 0,000). Anak-anak yang diasuh oleh orang tua menunjukkan skor kesehatan mental yang lebih stabil dibandingkan dengan anak-anak yang diasuh oleh grandparent, terutama dalam aspek gejala emosional, perilaku, hiperaktivitas, dan hubungan sosial dengan teman sebaya. Sebaliknya, anak dalam pengasuhan grandparent menunjukkan hasil lebih baik pada perilaku prososial. Temuan ini menegaskan bahwa pola asuh autoritatif berperan penting dalam mendukung kesehatan mental anak usia dini. Temuan ini dapat menjadi acuan bagi orang tua, kakek-nenek, dan pengasuh lain dalam memilih pendekatan pengasuhan yang sesuai.
Pengaruh Tipe Kepribadian terhadap Pengelolaan Stres Kerja pada Guru PAUD Nadya Hephzibah Fitriana; Akaat Hasjiandito
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1588

Abstract

Perubahan kurikulum, besarnya tanggungjawab, fasilitas yang kurang memadai dan gaji yang rata-rata dibawah UMR menjadi tekanan tersendiri bagi guru PAUD. Namun setiap individu pasti memiliki cara tersendiri untuk mengelola tekanan tersebut. Perbedaan pada setiap individu dapat diukur menggunakan tes kepribadian seperti myers briggs type indicator (MBTI). MBTI membagi tipe kepribadian menjadi empat dimensi, yaitu ekstrovert/introvert, sensing/intuition, thinkin/feeling, serta perceiving/judging. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tipe kepribadian berdasarkan pengukuruan MBTI terhadap pengelolaan stress kerja guru PAUD. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan penelitian survey menggunakan penyebaran kuesioner kepada 50 guru dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Berdasarkan data yang telah didapatkan terdapat tiga nilai signifikansi yang lebih tinggi dari nilai α (α=0,05), sehingga tidak ada pengaruh antara tipe kepribadian introvert/ekstrovert, sensing/intuition, dan judging/perceiving terhadap tingkat stress kerja dan pengelolaan stress kerja guru paud. Sedangkan satu nilai menunjukkan bahwa ada pengaruh antara tipe kepribadian thinking/feeling terhadap pengelolaan stress kerja. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa terdapat faktor lain diluar kepribadian yang dapat mempengaruhi pengelolaan stress kerja.
Kendala dan Upaya Guru dalam Pemanfaatan Interactive Flat Panel Program Digitalisasi Pendidikan Zahra Hana Saniyya; Akaat Hasjiandito
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2543

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk pada jenjang pendidikan anak usia dini. Salah satu teknologi yang digunakan adalah Interactive Flat Panel (IFP) sebagai bagian dari program digitalisasi pendidikan dari pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan IFP, kendala yang dihadapi guru, serta upaya yang dilakukan dalam penggunaannya di TK Hj. Isriati Moenadi Ungaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Subjek penelitian ini yaitu berjumlah 3 guru pengampu yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IFP membuat pembelajaran lebih interaktif, menarik, dan membantu guru dalam menyampaikan materi melalui media audio visual. Penggunaan IFP juga meningkatkan antusiasme dan keaktifan anak selama pembelajaran. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan jumlah perangkat, kebutuhan daya listrik, dan kompetensi guru dalam mengoperasikan IFP. Upaya yang dilakukan meliputi pelatihan, belajar mandiri, pengaturan jadwal penggunaan, serta pengembangan media pembelajaran yang kreatif.