Redi Awal Maulana
Guru Pendidikan Anak dan Usia Dini, Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelaksanaan Metode Montessori terhadap Anak Berkebutuhan Khusus pada Anak Usia Dini Lilis Sugiarti; Redi Awal Maulana; Elnawati Elnawati
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1555

Abstract

Pendidikan inklusif menuntut strategi pembelajaran yang adaptif, terutama bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) usia dini. Pendekatan Montessori dikenal menekankan kemandirian, kebebasan belajar, dan penggunaan material konkret sesuai tahap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasinya terhadap ABK di Sekolah Aluna Montessori Jakarta Selatan, yang melayani siswa dengan klasifikasi seperti ASD, ADHD, cerebral palsy, speech delay, dan tunarungu. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek difokuskan pada dua siswa dari kelas Mekar Aster dan Mekar Lili, masing-masing mewakili autisme dan tunarungu. Hasil menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran melalui pendekatan ini terdiri atas tiga tahapan: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Guru kelas dan pendamping menyusun program secara kolaboratif berdasarkan kebutuhan individual, menggunakan kegiatan tematik dan area belajar terstruktur seperti sensorial, keterampilan hidup, bahasa, matematika, dan budaya, serta pendekatan 3 Periode Lesson. Evaluasi dilakukan melalui laporan perkembangan siswa. Pendekatan ini terbukti meningkatkan konsentrasi, kemandirian, keteraturan, dan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran. Temuan ini menegaskan relevansi model pembelajaran berbasis kebutuhan individual dalam konteks pendidikan inklusif, meski tantangan seperti keterbatasan pemahaman orang tua dan akses material masih menjadi hambatan yang perlu diatasi.