Muhammad Zulfi Al Ghani
Pendidikan Geografi, Universitas Negeri Malang, Malang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MEMAKNAI KAJIAN BENCANA DARI PERSPEKTIF FILSAFAT GEOGRAFI Fajar Wulandari; Bayu Wijayanto; Andi Irwan Benardi; Novika Adi Wibowo; Muhammad Zulfi Al Ghani
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia) Vol 9, No 1 (2024): VOLUME 9 NUMBER 1 JANUARI 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpipsi.v9i1.5388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna bencana dari perspektif filsafat geografi. Geografi yang dikenal sebagai mother of science karena banyak ilmu pengetahuan yang dikaji selalu dimulai dari keadaan bumi. Geografi suatu bagian dari ilmu yang membahas tentang kebumian serta berbagai fenomena di bumi yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dengan kehidupan manusia, juga mempelajari pola spasial. Bencana adalah bagian dari kajian geografi, yang merupakan ilmu penting untuk dipelajari. Indonesia merupakan Negara yang rentan terhadap bencana alam yang mungkin terjadi kapan saja. Dari perspektif ontologi, bencana adalah peristiwa alam, non-alam, atau sosial yang mengancam dan mengganggu kehidupan serta mata pencaharian masyarakat yang terkena dampaknya. Hal ini dapat menyebabkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian materi, dan dampak psikologis. Sedangkan aspek epistimologi, membahas fenomena geosfer secara deduktif dan juga induktif dilengkapi pula dengan Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan meta-sintetis dengan literature review yang menidentifikasi, menilai, dan menginterpretasi seluruh temuan dalam topik penelitian dengan tujuan menjawab permasalahan dalam penelitian guna mendukung penelitian bencana dalam ilmu geografi. Dalam bidang aksiologi, studi atau penelitian tentang bencana dapat memberikan berbagai manfaat bagi kehidupan, baik dari segi fisik maupun sosial.