Sarmila Sarmila
Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas PGRI Sumatera Barat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN PEMBELAJARAN DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Sarmila Sarmila; Pameladia Pameladia; Adellia Putri; Paulus Nason; Asti Nuriah; Elsa Zahra; Bunga Anjelia; Sefna Rismen
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i2.9612

Abstract

The transformation of national education policy through Ministerial Regulation Number 13 of 2024 demands a paradigm shift from procedural mathematics learning to contextual, in-depth understanding. The gap between a mechanistic, formula-oriented approach and the need for critical reasoning is a major problem in traditional classroom practices. This study aims to examine the application of deep learning in mathematics to identify its principles and implications. Using a library research method, the research stages include collecting scientific literature, selecting key concepts, thematic analysis of previous findings, and critical synthesis based on the latest regulations. The study results indicate that the implementation of deep learning that integrates the pillars of differentiation, critical engagement, and enjoyable experiences significantly increases students' active participation and conceptual mastery. These findings confirm that this approach is able to strengthen cognitive retention and complex problem-solving skills. The study concludes that deep learning is a crucial adaptive strategy for bridging the pedagogical gap, but its success absolutely requires systematic planning, strong teacher pedagogical competence, and sustainable institutional policy support to create meaningful and student-centered mathematics learning in this digital era, which will produce a creative generation with the capacity for logical, critical, and analytical thinking. ABSTRAK Transformasi kebijakan pendidikan nasional melalui Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2024 menuntut pergeseran paradigma dari pembelajaran matematika prosedural menuju pemahaman mendalam yang kontekstual. Kesenjangan antara orientasi rumus yang mekanistik dan kebutuhan nalar kritis menjadi masalah utama dalam praktik kelas tradisional. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) dalam matematika guna mengidentifikasi prinsip serta implikasinya. Menggunakan metode library research, tahapan penelitian meliputi pengumpulan literatur ilmiah, seleksi konsep utama, analisis tematik terhadap temuan terdahulu, dan sintesis kritis berbasis regulasi terbaru. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi deep learning yang mengintegrasikan pilar diferensiasi, keterlibatan kritis, dan pengalaman menyenangkan secara signifikan meningkatkan partisipasi aktif serta penguasaan konsep siswa. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan tersebut mampu memperkuat retensi kognitif dan keterampilan pemecahan masalah kompleks. Simpulan penelitian menyatakan bahwa deep learning merupakan strategi adaptif yang krusial untuk menjembatani kesenjangan pedagogis, namun keberhasilannya mutlak memerlukan perencanaan sistematis, kompetensi pedagogik guru yang mumpuni, serta dukungan kebijakan institusional yang berkelanjutan demi menciptakan pembelajaran matematika yang bermakna dan berpusat pada siswa di era digital ini untuk melahirkan generasi kreatif yang memiliki kapasitas berpikir logis, kritis, dan analitis.